Persib Pertahankan Grafik Positif


MALANG, (PR).-
Persib Bandung mempertahankan grafik positif dengan kembali meraih poin pada laga tandang Kompetisi Djarum Liga Super Indonesia 2009-2010. Bertamu ke kandang “kosong” pemuncak klasemen Arema Malang di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (19/12), “Pangeran Biru” menahan imbang “Singo Edan” 0-0 untuk mencuri satu poin dan melindungi posisi di papan tengah klasemen.

Ketidaktenangan para pemain Persib menjadi salah satu penyebab gagalnya penyelesaian akhir beberapa peluang emas yang mereka ciptakan. Pelatih Jaya Hartono mengungkapkan bahwa seharusnya mereka bisa memenangi laga. Menurut dia, Eka Ramdani dkk. bisa menguasai enam puluh persen permainan.

“Awalnya saya sempat kaget dengan perubahan formasi Arema. Jika biasanya mereka 4-4-2, kali ini 3-5-2. Akan tetapi, ternyata kami bisa menekan mereka dari sayap. Selama sembilan puluh menit itu Arema tidak bisa menyerang secara frontal,” tutur Jaya seusai pertandingan kepada wartawan Pikiran Rakyat Windy Eka Pramudya dan M. Gelora Sapta.

Hasil seri ini diakui Jaya patut disyukuri. Ia merasa pasukan “Pangeran Biru” telah menampilkan performa yang maksimal. “Saya menyayangkan peluang yang banyak tidak dimanfaatkan dengan baik karena ketidaksabaran para pemain,” kata Jaya.

Menanggapi hasil seri ini, Manajer Persib Umuh Muchtar mengungkapkan, cukup puas. Persib telah bermain bagus, hanya saja tidak tenang saat penyelesaian akhir. “Semua lini hidup dan menunjukkan penampilan terbaik mereka, terutama saat Airlangga masuk, lini depan makin bergairah,” tutur Umuh.

Umuh berharap target Persib untuk meraih poin penuh pada laga tandang bisa terwujud saat dijamu Persema, Rabu (23/12) nanti.

Sementara itu, Pelatih Arema Robert Rene Alberts mengungkapkan, perubahan formasi pemain dia lakukan karena ada enam pemain inti mereka yang terpaksa absen sehingga dia memberdayakan para pemain yanga ada dan mengutak-atik posisi mereka.

Robert mengaku Persib bermain sangat bagus pada laga ini. Ia merasa beruntung anak-anaknya bisa menahan imbang Persib. Terlebih saat ini kondisi fisik skuad “Singo Edan” sedang lelah akibat jadwal kompetisi yang padat.

“Seharusnya mereka (Persib) menang hari ini. Materi pemain lebih bagus dan sudah menjalani recovery fisik lebih lama. Namun, saya meminta pada tim untuk bisa bertahan. Hasil seri ini adalah kado Natal untuk saya,” ucap pelatih asal Belanda tersebut.

Hasil ini merupakan nilai mayor kedua bagi Persib setelah sebelumnya juga mendapatkan satu poin dari Sriwijaya FC di Palembang. Dua laga tandang berbuah dua poin tersebut mulai memperbaiki rekor “Pangeran Biru” yang sebelumnya selalu kalah dalam empat kunjungan ke markas lawan.

Meski satu poin cukup berharga, Persib sebenarnya bisa saja meraih kemenangan tandang perdana jika melihat kualitas permainan yang divisualisasikan di Kanjuruhan. Berbekal amunisi pemain bintang dan tertolong oleh absennya teror psikologis Aremania, Eka Ramdani dkk. bermain ibarat tuan rumah yang menjadi pihak dominan dalam penguasaan bola dan penyerangan ke jantung pertahanan Arema.

Sepanjang 90 menit waktu duel, Nova Arianto dkk. bisa mengungguli Arema dalam urusan mencetak peluang. Pada babak pertama saja superioritas pasukan Jaya Hartono terwujud dalam enam ancaman yang tiga di antaranya langsung menguji refleks penjaga gawang timnas, Markus Horison. Sementara Arema yang mayoritas dihuni pemain muda cuma bisa melepas empat tembakan yang semuanya melenceng dari gawang Sinthaweechai Hathairattanakool. Kekalahan perdana dari Persela juga tampak masih membebani aksi tim Robert Albert.

Arema mengancam lebih dulu melalui tembakan bebas Roman Camelo saat duel baru berjalan tiga menit. Namun, laju bola bisa dihalau oleh Wildansyah, libero muda pengganti Maman Abdurahman yang absen karena akumulasi kartu. Peluang emas pertama bagi Persib hadir tiga menit kemudian melalui kerja sama Christian Gonzales dan Hilton Moreira di mulut gawang Arema. Namun, Markus dengan tepat membendung tembakan jarak dekat kaki kanan Hilton.

Peluang kedua Hilton lahir pada menit ketiga puluh ketika dia meneruskan umpan sundulan Gonzales dengan tandukan. Namun, Hilton yang berdiri bebas tanpa pengawalan di mulut gawang malah menanduk bola ke sisi kanan Markus yang sudah mati langkah. Tidak hanya dari sektor striker, para gelandang Persib yang menguasai lini tengah juga bisa menghasilkan tiga peluang melalui tembakan-tembakan jarak jauh Atep dan Suchao Nutnum.

Arema yang tampak tumpul tanpa striker Timnas Singapura Noh Alam Shah, hanya bertumpu pada serangan balik melalui umpan-umpan panjang dari sisi sayap mencoba memfasilitasi kecepatan duet penyerang Rahmat Afandi dan Roman. Peluang terbaik diraih Afandi melalui tembakan kencang yang masih menyamping di sisi kiri gawang Kosin sebelum jeda. Pasukan Robert Albert ini tampak lebih fokus menjaga konsentrasi di lini pertahanan dengan menumpuk enam gelandang di sektor tengah untuk membendung aliran bola-bola pendek para gelandang Persib. Permainan keras juga menjadi bumbu laga, tiga kartu kuning pada babak pertama, dua untuk Persib (Hariono dan Wildansyah) serta satu untuk Arema (Irfan Raditya) adalah tandanya.

Frekuensi pertukaran serangan menurun pada babak kedua. Atep dkk. masih intens menyerang Arema, tetapi jarang menghasilkan peluang berbahaya meskipun Jaya Hartono melakukan substitusi ofensif dengan memainkan Airlangga Sucipto dan Cucu Hidayat. Cucu memang membuat gol pada menit ke-73, menyambar bola liar sontekan Airlangga. Namun, gol itu dianulir karena Cucu dinilai lebih dulu berada dalam posisi offside.

Persib harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-82 setelah Hilton Moreira mendapatkan kartu merah langsung dari wasit Yandri. Striker Brasil itu dinilai menyikut Irfan Raditya dengan sengaja. Meskipun kehilangan satu pemain, Gilang Angga dkk. tetap bisa mengamankan satu poin. Hasil ini cukup berharga untuk bekal menantang jagoan Malang lainnya, Persema Malang, Rabu (23/12) meskipun Hilton dipastikan absen. (A-168)***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: