Gonzales Antar Kemenangan


SOREANG, (PR).- Persib Bandung bisa bernapas lega. Dalam kondisi mayoritas pemain yang didera kelelahan seusai melakoni jadwal pertandingan Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010 yang superpadat, hasil positif tetap bisa diraih.

“Pangeran Biru” sukses mengandaskan perlawanan Persijap Jepara di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (9/12) sore, meski dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal yang mengantarkan Persib meraih kemenangan keempatnya musim ini tercipta dari kaki Cristian Gonzales pada menit ke-10, yang sebelumnya selalu dikritik mandul.

Meskipun dapat mengemas poin sempurna, permainan yang diperagakan Persib kali ini jauh dari sempurna. Itu tidak terlepas dari menurunnya stamina pemain. Pelatih Kepala Jaya Hartono tetap menurunkan skuad utamanya, seperti yang dipasangnya saat meladeni Persela Lamongan, tiga hari sebelumnya.

Bahkan, Nova Arianto yang masih kelelahan otot paha kirinya hingga sempat diragukan dapat bermain kali ini, nyatanya tetap dipasang sebagai starter. Namun, Nova tidak berlama-lama merumput. Sakit yang dirasakannya sudah tidak dapat tertahan lagi, sehingga Jaya pun harus menariknya keluar dan diganti Edi Hafid pada menit ke-17.

Berbanding terbalik dengan Persib yang turun dengan kekuatan penuh, “Laskar Kalinyamat” justru tampil dengan formasi awal pemain yang sungguh di luar dugaan. Pelatih Junaidi memilih untuk membangkucadangkan dua pemain andalannya, Dhanang Wihatmoko selaku kiper serta striker Noorhadi.

Junaidi sengaja mengambil langkah tersebut karena ia sengaja merotasi pemain, demi menjaga peluang meraih nilai penuh saat menggelar laga tandang melawan Arema Malang pada Sabtu (12/12) mendatang. “Lagi pula kemampuan pemain kami merata, jadi siapa pun yang dimainkan, penampilannya akan tetap sama,” ucapnya.

Berbekal pemain lapis keduanya tersebut, Persijap memulai pertandingan dengan bermain bertahan. Hal tersebut sengaja diinstruksikan Junaidi karena ingin anak buahnya membaca permainan Persib terlebih dahulu. “Berdasarkan pengalaman bertanding melawan Sriwijaya kemarin, kami memang takut bermain terbuka di awal babak. Saya pun hanya meminta pemain memanfaatkan serangan balik untuk mencuri peluang,” katanya.

Namun, strategi tersebut harus dibayar mahal Persijap. Pola permainan bertahan yang mereka peragakan, tetap tidak dapat menghalau Gonzales menceploskan “si kulit bundar” ke gawang lawan untuk mengubah keadaan menjadi 1-0.

Gol berawal dari umpan panjang Suchao Nutnum dari tengah lapangan yang langsung disambut Hilton Moreira. Setelah menggiring sebentar, bola kemudian dikirimkan lagi ke arah Gonzales yang berhasil melepaskan diri dari kawalan ketat Evaldo Silva dan Ferly La`ala. Tak ingin kembali menyia-nyiakan peluang yang dimilikinya, dengan tenang Gonzales meneruskan bola ke arah gawang tanpa mampu dihentikan kiper Syahbani.

“Jujur saja, saya sempat ketar-ketir juga saat Persijap berani bermain terbuka karena permainan yang mereka peragakan cukup membahayakan pertahanan kami,” ujar Jaya Hartono.

Ia semakin waswas karena pemain gelandangnya sudah keletihan sehingga kesulitan menjaga lawan. Kondisi tersebut dimanfaatkan gelandang Persijap yang bisa membombardir pertahanan Persib hingga mendekati kotak penalti.

Persib sebenarnya berpeluang menggandakan keunggulan pada menit ke-36. Hanya, sundulan Suchao yang meneruskan umpan Eka Ramdani masih melebar di atas mistar gawang. Kedudukan pun tetap bertahan 1-0 hingga turun minum.

Empat menit seusai turun minum, Persib kembali memperoleh peluang. Kali ini, lewat Hilton yang meneruskan bola kiriman Eka. Namun, lagi-lagi bola melebar ke sisi kanan gawang.

Tujuh menit kemudian, Hilton kembali menyia-nyiakan peluang. Umpan silang Atep dari sektor kiri disambut sundulan yang juga masih melebar.

Persijap yang kemudian memasukkan Noorhadi di menit ke-57 untuk meningkatkan daya dobrak serangan pun bukan tanpa peluang. Setidaknya, ada dua kesempatan yang dimiliki Persijap di babak kedua untuk menyamakan kedudukan.

Pablo Frances memperoleh kesempatan pertama. Namun, Frances yang sukses melewati kawalan Edi Hafid masih lemah dalam melakukan penyelesaian akhir. Bola pun hanya melebar dari gawang kawalan Kosin.

Lima menit sebelum pertandingan usai, Junior kembali mengancam gawang Kosin. Kali ini, bola diperolehnya dari blunder Edi Hafid yang awalnya bermaksud membuang bola ke tengah lapangan. Namun, penyelesaian akhir yang juga tidak matang membuat peluang tersebut terbuang percuma, sehingga keunggulan pun tetap menjadi milik Persib.

Secara khusus, kemenangan Persib ini didedikasikan untuk Manajer Umuh Muchtar yang meskipun dalam keadaan sakit, tetap memaksakan diri hadir langsung menemani perjuangan Eka Ramdani dkk.

“Terima kasih atas doa dan perjuangan semuanya, walaupun kecapaian, masih tetap bisa mewujudkan kemenangan untuk Persib. Walaupun hanya 1-0, yang penting poin penuh sudah bisa diraih,” ucapnya. (A-184)***

Satu Balasan ke Gonzales Antar Kemenangan

  1. YOSAN mengatakan:

    buat GONZALES terus semangat antar PERSIB ke kemenangan yang menjadi kebanggaan INDONESIA, I LOVE YOU FULL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: