Gol Pembuktian


“EL Loco” belum habis. Sinyal kebangkitannya mulai menyala, ketika Persib menjamu Persijap Jepara di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (9/12). Sontekan kaki kiri Cristian Gonzales membuat si kulit bundar bersarang di jala gawang Persijap yang dikawal Syahbani.

Gol tersebut disambut gegap gempita ribuan bobotoh yang memadati stadion. Selain mengantarkan kemenangan tipis Persib atas tamunya, gol tersebut seakan menjadi jawaban atas kritik dan pendapat miring, yang selama ini kerap ditujukan kepada Gonzales.

Beberapa waktu ini, publik memang seakan dibuat bertanya-tanya, apakah top scorer empat musim beruntun itu telah kehilangan naluri golnya.

Munculnya pertanyaan kritis tersebut didasarkan pada fakta, dari tujuh laga Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010 yang telah dilakoni Gonzales bersama Persib, tak satu pun gol diciptakannya. Peluang demi peluang emas yang diperoleh pemain berusia 34 tahun itu, selalu gagal dikonversi menjadi gol.

Kali ini, pemain asal Uruguay tersebut tidak lagi membuang percuma kesempatan yang diperolehnya. Hanya, keberhasilan tersebut tidak disambut Gonzales dengan histeria yang berlebihan. Ia bahkan cenderung defensif, saat dihampiri wartawan yang ingin mengobrol.

Saat menuju ruang ganti pemain, Gonzales hanya sempat menyampaikan beberapa kalimat. “Saya bahagia bisa mencetak gol hari ini. Gol itu saya persembahkan untuk bobotoh dan akan mencoba menciptakan gol lain di pertandingan selanjutnya,” katanya.

Gonzales boleh saja tak mau berkata banyak tentang gol yang berhasil diciptakannya tersebut. Namun, Manajer Umuh Muchtar tak dapat menyembunyikan kegembiraan dan kepuasannya.

“Syukur alhamdulillah, Gonzales sudah bisa mencetak gol lagi. Kalau sudah begini, suasana tim menjadi lebih kondusif dan akan lebih percaya diri melakoni partai tandang melawan Sriwijaya nanti,” ujarnya.

Pelatih Kepala Jaya Hartono juga menyambut suka cita gol Gonzales itu. Menurut dia, Gonzales memang masih membahayakan setiap kali sudah masuk kotak penalti lawan. Jika selama ini pemain bernomor punggung 99 itu belum berhasil menciptakan gol, itu hanya karena belum ada kesempatan pas yang dimilikinya. Apalagi setiap bertanding, Gonzales selalu mendapat penjagaan ketat dari dua hingga tiga pemain belakang lawan.

“Namun, sejak latihan terakhir sehari sebelum pertandingan, dia sudah mulai terlihat enjoy dan tidak lagi terbebani dengan berbagai pendapat miring yang dialamatkan padanya. Sebelum pertandingan pun saya sudah berpesan bahwa tim percaya padanya dan dia pasti bisa bangkit dari masa-masa sulit (paceklik gol),” kata Jaya.

Gonzales sanggup menjawab kepercayaan tersebut dengan bukti nyata kali ini. Maka tak berlebihan rasanya, jika Jaya berharap lebih banyak lagi kepada Gonzales. “Mudah-mudahan gol itu bisa memunculkan kepercayaan dirinya untuk awal kebangkitannya,” ujar Jaya.

Sama seperti Jaya, puluhan bobotoh yang mengantar perjalanan Gonzales ke bus pemain pun lantang berteriak, “Ciptakan gol lagi, Gonzales!” (Riesty Yusnilaningsih/”PR”)***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: