Beri Hormat untuk Bobotoh


APA jadinya jika pemain yang dibuang klubnya kini harus berhadapan dengan mantan klub yang dibelanya itu? Tentu hal ini selalu menarik untuk dicermati. Setidaknya, pemain yang bersangkutan memiliki motivasi tersendiri untuk unjuk gigi atau bahkan ingin menaklukkan mantan klubnya tersebut.

Nah, motivasi seperti itu tampaknya sedang menghinggapi diri Aji Nurpijal, mantan pemain Persib Bandung yang sekarang membela Persijap Jepara. Saat Persib jumpa Persijap di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kamis (30/10) besok, tampaknya akan menjadi malam spesial bagi pemain yang dijuluki Rambo itu.

“Melawan Persib tentu rasanya beda dibanding melawan tim lain. Saya hanya ingin menunjukkan diri bahwa saya pemain bola profesional. Sekarang saya membela Persijap, jadi saya harus fight untuk Persijap,” tandas Aji, yang kemarin ditemui di Hotel Naripan, Bandung, tempat menginap tim Persijap selama di Bandung.

Meski telah dibuang klub yang dibelanya selama empat tahun terakhir, Aji mengaku tidak memiliki dendam sedikit pun pada manajemen Persib. Dicoret dari skuad Maung Bandung justru membuat dirinya berintrospeksi.

“Saya menerima dengan ikhlas. Pencoretan itu proses pembelajaran. Saya tidak sakit hati. Pencoretan ini jadi bahan introspeksi, dan motivasi bermain saya sekarang justru semakin meningkat,” tutur Aji, yang kini selalu menjadi starter di Persijap.

Menurutnya, melawan Persib tidak membuatnya grogi, tapi yang menjadi bingung justru bagaimana cara menghadapi bobotoh. “Bagaimanapun, hati saya masih dekat dengan bobotoh. Nanti menjelang pertandingan, saya ingin memberi hormat dulu pada bobotoh,” ujar Aji.

Aji mengaku, sebagai orang yang lahir di Bandung, suatu saat ia ingin kembali membela Persib. Namun untuk saat ini, ia ingin fokus membela dan memberikan yang terbaik bagi Persijap. Aji berharap dengan prestasi yang diperlihatkannya bersama Persijap, akan banyak klub-klub besar meminangnya.  (san)

Bersinar di Persijap
LAMA duduk di bangku cadangan, bagi pemain bola profesional, sungguh tak menyenangkan. Perasaan seperti ini pun pernah dialami Aji Nurpijal saat merumput bersama Persib.

Namun perasaan seperti itu kini tak lagi menyelimuti hatinya. Pasalnya, bersama Persijap, Aji selalu menjadi pilihan utama pelatih Junaedi. Dan kepercayaan besar dari sang pelatih dijawabnya dengan kinerja yang cukup memuaskan. Aji pun tampil bersinar dan tak heran klub yang dibelanya itu kini bertengger di urutan keenam Liga Super Indonesia. Sekadar diketahui, Persib justru baru bercokol di urutan sembilan.

Apa rahasianya bisa tampil bersinar? Aji sedikit memberikan bocoran. “Di Jepara kami fokus main bola. Di sana kami sepenuhnya diposisikan sebagai pemain bola. Kalau di Bandungkan pemain bola itu kayak selebritas, he-he,” ujar Aji. (san)

Sulit Cari Makanan Enak
MESKI merasa betah dengan suasana tim di Persijap, dalam urusan makanan, di kota ukiran itu Aji mengaku cukup kesulitan mencari menu makanan yang sesuai dengan lidahnya. “Makanan di sana kebanyakan rasanya manis. Saya kan sukanya yang asin dan pedas. Jadi, rada hese nyari makanan yang cocok dengan lidah saya,” tutur Aji sambil tersenyum.

Untuk menyiasati menu makanan yang rasanya itu-itu juga, Aji kerap menyambangi rumah makan yang menyajikan menu yang rasanya agak “netral”. “Kalau nggak pecel lele, paling masakan Padang,” ujarnya, menyebutkan dua menu makanan yang kerap dilahapnya.

Untuk mengobati kerinduan akan makanan khas Bandung, Aji kerap meminta dikirimi makanan atau oleh-oleh Bandung. Nah, saat bertandang ke Bandung seperti sekarang ini, ia mengaku akan digunakan untuk berburu makanan khas Bandung. Eh, ngomong-ngomong, sekarang agak kurusan, nih? “Ini bukan kurus, tapi kata orang Sunda mah seseg. Di Persijap fisik kami digenjot terus, tubuh kami jadi kecil tapi berisi,” terangnya.

7 Balasan ke Beri Hormat untuk Bobotoh

  1. arif mengatakan:

    amuing . . . amuing, jadi pamaen mah kudu profesional sarta loyal kana klebna, lain loyal kana duitna

  2. RAHMAT HOIRUDIN SUKARYADI mengatakan:

    hidup maung..geus wancina barudak.tunjukeun yen urang teh maung pang hadena..kade pernahkeun si cristian gonzales supaya betah..ok?hidup persib.diduakeun ku ama sing meunang terus!!!!!!

  3. tantosubarjah mengatakan:

    sing jadi nu kahiji…amin

  4. Soedjana mengatakan:

    PERSIB taun 2009 sing leuwih alus maenna.
    Tambah maju tambah jaya…

  5. PERSIB sing tetep jaya tur maju…
    Leuwih profesional tur leuwih sportif…… hade….

  6. Bolasinema mengatakan:

    Namanya juga profesionalisme. Siapa yang bayar itu yang kita bela. Tapi hormat, so pasti boss…..

  7. boys mengatakan:

    Maju terus Persib, menang terus, gue selalu dukung Persib

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: