Dana Persib Rp 16,5 M Disetujui


Dana untuk Persib sebesar Rp 16,5 miliar yang dialokasikan di pos belanja hibah direncanakan disetujui DPRD, Rabu (12/3) ini. Hal itu diputuskan dalam rapat panitia musyawarah DPRD yang berlangsung Selasa (11/3).

Dalam rapat yang tertutup untuk wartawan itu, Panitia Khusus III DPRD juga menyepakati penggunaan dana oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung sebesar Rp 5 miliar, untuk didahulukan persetujuannya.

Sebelumnya, Pansus III berniat memanggil ulang pengurus Persib dan KONI karena dinilai tidak cukup transparan dalam pelaporan penggunaan dana hibah APBD 2007. Hal itu tidak menghalangi niat DPRD untuk menyetujui penggunaan dana hibah oleh Persib dan KONI sesuai pengajuan. Meski begitu, Persib dan KONI Kota Bandung tetap harus melaporkan penggunaan dana hibah APBD 2007.

“Sebagian besar berkas laporannya memang sudah kami terima, tetapi belum kami teliti semua,” ujar Ketua Pansus III, Endrizal Nazar, ketika ditemui seusai rapat panmus di Gedung DPRD Kota Bandung, Jln. Aceh, Kota Bandung, Selasa (12/3).

Kontrak pemain

Ditemui di tempat terpisah, Ketua Harian Persib sekaligus Ketua Umum KONI Kota Bandung Edi Siswadi menjelaskan, dana hibah itu dibutuhkan sesegera mungkin untuk mengikat kontrak pemain. Jika tidak, ia khawatir pemain yang sudah terikat prakontrak mengundurkan diri dan pindah ke klub lain.

“Kalau dana tidak cair, khawatir kita dianggap ingkar janji dan tidak menyepakati apa yang kita janjikan, mereka membatalkan kontrak dan memilih klub lain. Itu risiko-risiko yang harus dihadapi jika hibah tidak segera cair,” tuturnya. Dari dana yang dialokasikan untuk Persib nonamatir Rp 14 miliar, sebesar Rp 9,4 miliar di antaranya untuk membayar kontrak pemain, pelatih, dan ofisial.

Menurut Edi, untuk tahap pertama ini dibutuhkan setidaknya Rp 7 miliar. Untuk sementara, para pemain yang sudah menandatangani prakontrak sudah diberi uang pengikat berkisar Rp 2 juta sampai Rp 10 juta per pemain.

Meski tahun ini DPRD dinilai Edi lebih ketat dalam mengawasi penerima dana hibah, ia berharap dana hibah untuk Persib sebesar Rp 16,5 miliar diharapkan cair sebelum April. Alasannya, lanjut Edi, “Pangeran Biru” direncanakan sudah akan mulai latihan April mendatang.

“Sesuai aturan kontrak, tidak boleh terlalu lama, apalagi April sudah mulai latihan. Kami harap sebelum April kontrak-kontrak sudah selesai ditandatangani,” katanya.

Pada kesempatan itu, Edi menolak menyebutkan nama-nama pemain berikut nilai kontraknya. Ia menjamin, nilai kontrak per pemain tidak akan melebihi Rp 850 juta. “Standarnya rata-rata Rp 800 juta. Termahal Rp 850 juta. Tentu yang terbaik yang termahal. Namanya tanya saja ke manajer, saya kan bukan manajer,” ujarnya.

Secara keseluruhan, Persib nonamatir diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp 26 miliar pada tahun ini. Untuk menutupi kekurangannya, Edi berencana mengajukan dana tambahan di APBD perubahan 2008. Selain itu, skema bisnis Persib ditargetkan mulai berjalan tahun ini.

PR

Satu Balasan ke Dana Persib Rp 16,5 M Disetujui

  1. peng mengatakan:

    pencairan dana aja susah,kan ini juga buat kemajuan JAWA BARAT.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: