KAMI DATANG UNTUK NONTON BOLA!


KAMI datang hanya untuk menonton bola. Demikianlah tekad barudak Viking yang akan berangkat ke Kediri mendukung Persib Maung Bandung berlaga di sana, Selasa (13/11).

Pasukan Viking yang berangkat sekitar seratus orang. Dari yang sudah mendaftar, sepuluh di antaranya adalah perempuan, Lady Vikers tea. Mereka menyewa satu gerbong kereta api Kahuripan, yang berangkat Senin (12/11) malam pukul 19.00 dari Stasiun Kiaracondong.

Jumlah bobotoh yang berangkat memang jauh lebih kecil dibanding yang ke Sleman dulu, yang ditaksir diikuti dua ribu bobotoh lebih. Ini lantaran perjalanan sekarang bukan musim libur. Lebih jauhnya perjalanan juga menjadi salah satu penyebab.

‘Kami tak mencari kerusuhan. Tujuan kami datang ke sana hanya untuk menonton bola. Mendukung Persib,’ ujar Rudi Boseng, koordinator tur dan tiket Viking.

Insiden selama di Sleman beberapa waktu lalu memang menjadi bahan evaluasi tersendiri barudak Viking. ‘Waktu itu kami terprovokasi. Sepertinya memang ada pihak yang sengaja mengadu domba kami dengan Slemania,’ katanya.

Untur tur ke Kediri yang tajuknya masih tetap sama, yakni ‘kabeh dulur’, ia meyakini situasinya bakal lebih kondusif. ‘Dengan Persikmania kami tak ada masalah. Dengan Slemania juga dari dulu sampai sekarang kita nggak ada masalah. Cuma, ya itu tadi, ada pihak yang memperkeruh suasana,’ ujar Boseng.

Selain itu, ujarnya, dengan jumlah bobotoh yang lebih sedikit, otomatis akan lebih mudah untuk mengontrol mereka. ‘Insya Allah sekarang tak akan ada apa-apa. Kalaupun ada gesekan sedikit mah, wajar. Namanya juga sepakbola.’

Satu hal yang pasti, lanjutnya, perjalanan kali ini bakal lebih nyaman. Saat ke Sleman dulu suasananya memang masih dalam mudik Lebaran hingga penumpang kereta api lebih berjubel. ‘Selain itu, kita berangkat di awal pekan, hari biasa, hingga penumpang pun agak lebih sedikit. Jadi, bisa lebih santai di keretanya.’

Sebagai tim pendahulu sudah berangkat lima anggota Viking ke Kediri, Kamis (9/11) malam. Mereka di antaranya sang Ketua, Heru Djoko, Agus Ompong serta istrinya, Ana.

Perjalanan Bandung-Kediri menggunakan kereta api Kahuripan memakan waktu sekitar 15 jam. Diperkirakan, rombongan bobotoh akan tiba pada Selasa (13/11) pukul 13.00.

‘Kita akan langsung ke Stadion Brawijaya. Karena jaraknya juga terbilang dekat dari stasiun.’
Rombongan Viking ini akan tidur satu malam di Kediri. Tempatnya mungkin di aula Kodam. Selanjutnya, akan pulang ke Bandung menggunakan kereta api pada Rabu (14/11) sore. (den)

Terasa Banget Bobotohnya!
UNTUK
urusan tur mengikuti sepak-terjang Persib, Rudi Boseng bisa dibilang sudah bangkotan. Ke mana pun Maung Bandung berlaga, terutama di Pulau Jawa, ia hampir selalu ikut serta.
Dan perjalanan dengan kereta api ke daerah Jawa, menurutnya, adalah hal yang paling sensasional.

Mengapa? ‘Mungkin karena lamanya proses perjalanan, membuat kebersamaan di antara kita semakin terasa,’ ujarnya.

Ia mengklaim dirinya sebagai hooligan Bandung. ‘Yang penting sampai ke tujuan, dan bisa nonton Persib main. Urusan makan, tidur, atau mandi mah gimana nanti saja.’

Dan justru pada gaya bohemian seperti itulah, tuturnya, keasyikan menjadi seorang bobotoh itu jadi lebih kental terasa. ‘Asyik saja. Di gerbong kereta bareng-bareng. Terus tidurnya nanti bisa di mana saja. Perjalanan jauh juga terasa asyik. Apalagi kalau Persibnya menang,’ ujarnya.

Ngomong-ngomong, apa saja sih bekal yang dibawa? ‘Ah, ya paling baju dan syal Persib saja. Bawa uang secukupnya. Sudah, itu saja. Perkara nanti kehujanan mah soal enteng,’ katanya lugas.

Satu hal yang pasti, kendati terkesan slengekan, ia seperti juga anggota Viking lainnya tetap harus tampil gaya.

‘Meski seadanya, tetap harus gaya. Itu kan jati diri orang Bandung. Viking kan percontohan bagi suporter lainnya. Jadi harus gaya,’ ujarnya mengingatkan. (den)

Iurie: Hati-hati di Jalan
DUKUNGAN
bobotoh, terutama saat berlaga di kandang lawan, sangat dibutuhkan oleh pasukan Maung Bandung. Dan ini diutarakan langsung oleh pelatih Arcan Iurie.

‘Silahkan bagi bobotoh yang mau ikut, kami menunggu kedatangannya di Kediri. Kami butuh dukungan untuk menambah motivasi,’ ujar Iurie kepada wartawan di Wisma Puscadnas, Jumat (9/11).

Tapi ia mewanti-wanti, hendaknya para bobotoh jangan terpancing jika diprovokasi. ‘Jangan terprovokasi, nanti situasinya tak kondusif. Bagi bobotoh yang akan berangkat ke sana, saya ucapkan selamat jalan. Hati-hati di jalan.’
Rombongan Persib sendiri berangkat Minggu (11/11) dini hari tadi pukul 05.00, dengan menggunakan pesawat dari Bandara Husein Sastranegara. (den)

Masih Tersisa Tiket
SEORANG
lelaki paro-baya, usia sekitar 50-an, mendatangi Viking Fan Shop, Sabtu (10/11) siang. Pria yang tinggal di Jalan Hasanudin itu memesan satu tiket ke Kediri.

‘Kanggo saha (buat siapa), Pak?’ tanya Rudi Boseng.
‘Buat saya sendiri. Hoyong nonton Persib di Kediri,’ jawab lelaki itu dengan santainya.

Tak lama kemudian, Boseng menerima telepon dari anggota Viking Galuh, Tasik, yang juga memesan tiket ke sana. Sebelumnya, anggota Viking Sumedang dan Purwakarta juga sudah ada yang memesan. ‘Begitulah. Kalau sudah mendarah daging, ke mana pun Persib pergi pasti akan diikuti,’ ujarnya sambil tersenyum.

Bagi bobotoh yang juga akan ikut ke sana, jangan khawatir, tiket masih tersedia. Harganya Rp 100 ribu, sudah termasuk tiket KA Kahuripan pulang-pergi, dan tiket masuk stadion.

‘Masih ada tiket tersisa. Bisa daftar langsung ke Viking Fan Shop di Jalan Banda. Ditunggu sampai Senin (12/11) sore,’ ujarnya. (den)

4 Balasan ke KAMI DATANG UNTUK NONTON BOLA!

  1. gan ridwab mengatakan:

    ketikkk ahh… URL/jungkelak@multiply.com

    urang ngabahas apalagi “ngabaraga”(ngagaya)di jalan braga.

    di antos ka “Surfinganana”.
    sampurasun

  2. gan ridwab mengatakan:

    jangan ada dusta diantara kita. persib itu budaya. naging, mun hanteu ngahiji jeung budaya. atuh percuma. jadi hayuuu urang robah mental urang uy.. tong mangga ti payun.. tapi “AING” ti heula….” sampurasun.

  3. 1-jack 'MZL' mengatakan:

    Kumah damang dulur Aink budak viking pwk 33…saha sih anu ngomong teu sopan teh?budak The jak mana sia?ku aing teangan siah lamun awewe ku aing d Ewe tp lamun lalaki ku aing d Bunuh..!!

  4. Fitria mengatakan:

    saya teh bobotoh persib nu jauh tina anarkis jeng sajabana, nu cinta & sayang ka PERSIB ampe mati pokonamah persib nu aing, jadi sok tuh buat saya bangga cinta ka persib, da walaopun saya tau kalo saya cinta, sayang jeng ngadukung persib sampe paeh tetep we persib mah te ngarasaken rasa nu sarua…….jadi intinamah baelah cinta & sayang saya bertepuk sebelah tangan asalkan persib jadi juara, meh kaubaran nyeri hate ie teh………….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: