”Kami tidak Merasa Kecewa”


Penampilan Persib pada Copa Dji Sam Soe dinilai masih belum kembali ke permainan terbaiknya seperti yang Suwita Pata dkk. perlihatkan di liga. Kendati begitu, hal tersebut masih bisa dimaklumi karena sejumlah pemain inti absen.”Meski kalah, kami tidak merasa kecewa karena targetnya lolos ke 32 Besar. Saya sudah tekankan kepada pemain untuk bermain mengamankan kemenangan di Bandung dan tidak terlalu ngotot bermain keras agar tidak cedera,” ujar Manajer Persib, H. Yossi Irianto kepada wartawan Pikiran Rakyat, Irfan Suryadireja dan M. Gelora Sapta di Semarang, Kamis (7/6).

BalikBandung Inc

Pada leg kedua ini, menurut Yossi, pemain tidak siap secara mental ketika penonton mulai berhamburan masuk pinggir lapangan. Mereka agak khawatir masalah keselamatannya. Sebab, sebelum pertandingan dimulai, sejumlah oknum penonton melakukan pelemparan kepada pemain Persib. “Tapi, jika menolak bertanding, penonton bisa marah dan bisa mengancam keselamatan pemain,” ujarnya.

Yossi menjelaskan tidak perlu ada yang dikhawatirkan dengan penampilan Persib saat ini. Para pemain masih perlu adaptasi lagi dengan memperbanyak pertandingan. Apalagi, Persib juga tidak diperkuat dua pemain inti di lini tengah, Eka Ramdani dan Lorenzo Cabanas, yang selama ini menjadi kekuatan di sektor vital itu. Oleh karena itu, Yossi optimistis penampilan Persib akan terus membaik saat berhadapan dengan Persijap Jepara di babak “32 Besar” nanti, dan Cabanas diharapkan bisa main.

Persib sebenarnya tidak memiliki target di copa. Manajemen telah membuat keputusan konsentrasi prestasi Persib di Liga Djarum Indonesia 2007. Kendati begitu, bukan berarti Persib akan melepas begitu saja keikutsertaan di copa. Pemilahan target prestasi ini untuk mengindari terpecahnya konsentrasi pemain sehingga dikhawatirkan di liga dan copa menjadi gagal total.

Hal itu sebenarnya membuat beban pemain di copa tidak terlalu berat. Pemain bisa tampil lebih lepas, tidak takut kalah atau tersingkir di copa. Namun, jika dalam perjalanan di copa bisa terus meraih prestasi puncak, Persib berpeluang membuat sejarah sebagai klub pertama yang meraih juara ganda dalam satu musim kompetisi.

Yossi menjelaskan, para pemain diharapkan untuk lebih konsentrasi dalam menghadapi Persijap nanti. Persijap merupakan klub Divisi Utama dan bergabung di Grup II (timur). Persijap menempati papan tengah dalam klasemen sehingga mereka merupakan klub tangguh dan bisa menyulitkan Persib di babak “32 Besar”.

Rombongan Persib menginap di Semarang. Perjalanan dari Semarang ke Kendal memakan waktu 30 menit. Seusai pertandingan, rombongan pulang ke hotel dan pada malam harinya langsung pulang ke Bandung menggunakan bus Persib.

Kapten Persib, Suwita Pata menjelaskan penampilan Persib akan terus membaik terutama saat berhadapan dengan Persijap nanti. Menurut dia, pada penampilan kemarin, fokus pemain adalah menjaga keselamatan dan mengamankan lolos ke babak ” 32 Besar”. “Tadi sudah tidak layak untuk dimainkan. Jika kami main keras, bisa memancing emosi penonton,” ujarnya.

5 Balasan ke ”Kami tidak Merasa Kecewa”

  1. hads mengatakan:

    Tapi bener…
    Mun di rata-rata sa pamaen 1/2 miliar digaji na, mun 14 pamaen bisa 7 miliar…beuli wehh eta sa klub divisi 2…hehehe

  2. sika septhea mengatakan:

    ulah loba alesan… eleh mah eleh…
    mun batur maen di bandung oge sarua… sieun ku bobotoh nu garelo… sieun balik di pegat di jalan… matakna meunang wae ari maen di bandung mah…
    sing sadar… mental pamaen urang mah masih keneh aya kawani teh mun maen rempug jeung bobotoh,…

  3. sika septhea mengatakan:

    ceuk urang mah, mun eleh ku divisi dua kudu era…piraku pamaen mahal eleh ku pamaen nu hargana ngan saukur dibayar 500 rebu sabulan, rugi atuh.. hanas weh make duit APBD 16 milyar, mending jiga kendal…, kitu2 oge bisa ngelehkeun PERSIB. era uing mah…

  4. putradi mengatakan:

    absennya eka ramdani mungkin diakui atau tidak memberikan pengaruh besar terhadap permainan persib secara keseluruhan.

    dari pertandingan terakhir, yang paling terlihat menurun permainannya adalah cabanaz … tidak terlalu terlihat supalai bola yang jadi spesialisasinya ….

    tidak tampilnya 2 pilar belakang juga (Nyek + Patricio) juga mengganggu konsentrasi bermain persib, karena mereka harus lebih banyak mencurahkan tenaga membantu sektor belakang ..

  5. BOBOTOH SETYA mengatakan:

    ya…kami sudah merasa puas koq dengan permainan yang cantik dari PERSIB,
    yang penting kan PERSIB udh lolos ke babak berikutnya!
    semoga dengan ini, PERSIB jadi lebih semangat lagi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: