Persib Tampil Kurang Maksimal


Kendati mencatat kemenangan 3-0 (1-0) dari Persik Kendal pada pertandingan pertama babak pertama Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) 2007 di Stadion Siliwangi Bandung, Minggu (3/6), namun tim pelatih Persib Bandung tetap kecewa dengan penampilan anak asuhnya.
Pasalnya, penampilan Suwita Pata dan kawan-kawan melawan tim yang beda dua kasta itu masih jauh dari memuaskan.

BalikBandung Inc

“Ini bukan penampilan terbaik Persib. Penampilan pemain masih jauh dari memuaskan. Mungkin ini dikarenakan mereka sudah lama tidak melakukan game,” kata Asisten Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman pada saat konferensi pers usai pertandingan.

Dalam pertandingan ini, tiga gol kemenangan Persib ke gawang Persik dicetak Lorenzo Cabanas pada menit 29, Dicky Firasat menit ke-73, dan Nova Arianto, empat menit menjelang pertandingan bubar. Ketiga gol itu tercipta dari belasan peluang yang diciptakan sepanjang pertandingan.

Meski demikian, Djadjang tetap mengatakan, kemenangan 3-0 ini merupakan modal berharga menghadapi pertandingan kedua di Stadion Utama Kendal, Kamis (7/6). “Paling tidak, sekarang kami punya keunggulan tiga gol dan tinggal membutuhkan hasil imbang di Kendal,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Djadjang juga memuji penampilan para pemain Persik yang mampu mengimbangi permainan Persib. “Selamat. Persik tampil sangat bagus. Meski berasal dari Divisi II, mereka punya ketenangan. Kiper mereka juga bagus sehingga banyak peluang Persib yang digagalkannya,” ujarnya.

Pujian serupa juga datang dari pelatih Arcan Iurie Anatolievici. “Saya kira, mereka main sangat bagus. Karena itu, kemenangan 3-0 pada pertandingan ini, belum menjamin seratus persen langkah Persib ke babak kedua,” kata pelatih asal Moldova itu.

Dari kubu Persik, meski di lapangan para pemainnya sempat memprotes gol pertama dan kedua Persib, namun pelatih Firmandoyo tidak mempermasalahkan kontroversi off-side dan tindakan fair play yang mestinya dilakukan pemain Persib sesaat sebelum terjadinya gol kedua.

“Gol pertama memang membuat pemain kami ambruk. Tapi, Persib memang pantas memenangkan pertandingan. Mereka bagus dan bermain sabar,” katanya.

Gol kedua

Dalam pertandingan ini, seperti yang sudah diianjikan, Persib yang mengandalkan duel striker Redouane Barkaoui dan Christian Bekamenga langsung tampil menggebrak. Memasuki menit keenam, dua tendangan bebas Lorenzo Cabanas nyaris membobol gawang Persik yang dikawal Susanto.

Pada menit 29, Cabanas akhirnya memecahkan kebuntuan Persib. Lepas dari jebakan off-side, Cabanas yang menerima sodoran bola dari tendangan bebas Barkaoui langsung melakukan sontekan yang memperdayai kiper Susanto. Gol ini sempat diprotes para pemain Persik karena mereka menilai Cabanas berada dalam posisi off-side.

Sayang, pada menit 40, Cabanas terpaksa ditarik Iurie ke luar lapangan karena mengalami gangguan pada engkelnya setelah berbenturan dengan pemain lawan. Setelah Cabanas digantikan Edi Hafid Murtado, gempuran Persib mulai menurun karena lini tengahnya kehilangan roh serangan.

Memasuki babak kedua, masuknya Gilang Angga Kusuma yang menggantikan Sonny Kurniawan di sektor kanan juga tak mampu mendongkrak penampilan Persib. Sebaliknya, Persik justru mulai keluar dari tekanan dan melakukan beberapa kali serangan ke daerah pertahanan Persib, termasuk peluang pertama yang didapatkan Taryono pada menit 59.

Masuknya Dicky Firasat menggantikan Yaris Riyadi pada menit 63, kembali menghidupkan gempuran Persib. Bahkan, sepuluh menit setelah bermain, Dicky berhasil menggandakan keunggulan melalui tandukan kepalanya, memanfaatkan umpan Gilang Angga dari sektor kiri pertahanan Persik.

Namun, gol indah Dicky ini sempat diprotes para pemain Persik. Pasalnya, sebelum terjadi gol, salah seorang pemain belakang mereka sedang tergeletak di dalam kotak penalti karena berbenturan dengan Bekamenga. Para pemain Persik protes karena wasit dan para pemain Persib seharusnya bersikap fair play dengan menghentikan pertandingan atau membuang bola keluar.

Soal gol ini, Asisten Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman tetap menganggap bukan masalah. “Wasit memutuskan bola dalam keadaan play on. Mestinya wasit yang menghentikan permainan,” kata Djadjang.

Pada menit 79, Persik benar-benar ambruk ketika salah seorang pemainnya Iksan S. diusir wasit keluar lapangan karena melanggar keras pemain Persib. Pada awalnya, Iksan hanya mendapatkan kartu kuning, namun karena melakukan protes, wasit Yandri langsung mengganjarnya dengan kartu merah.

Setelah sejumlah peluang emas gagal dimaksimalkan para pemain Persib, termasuk Bekamenga, Persib akhirnya menggenapkan keunggulan lewat tandukan Nova Arianto yang menyambut tendangan penjuru Salim Alaydrus.

Lebih siap

Kemenangan Persib Bandung 3-0 atas Persik Kendal pada leg pertama babak “64 Besar” Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) 2007 menjadi modal berharga untuk melangkah ke babak berikutnya. Demikian diutarakan Ketua Umum Persib Bandung, H. Dada Rosada usai menyaksikan kemenangan “Maung Bandung” di Stadion Siliwangi, Minggu (3/6).

Kendati demikian, Dada tidak memungkiri saat ini Persib masih memerlukan tambahan dana sebesar Rp 7 miliar untuk menyelesaikan rangkaian pertandingan di kompetisi liga maupun Copa Indonesia. “Untuk masalah dana, kami akan melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan merangkul para sponsor sehingga diperoleh dana patungan. Kemungkinan, akhir Juni nanti dapat diperoleh gambaran besaran dana yang diperoleh dari para sponsor,” ujarnya.

Mengenai hasil kemenangan kemarin, Dada menekankan agar pemain tidak pernah menganggap enteng lawan. “Saya selalu menekankan kepada pemain, kalau Persib bisa mengalahkan Persija 3-0, masa tidak bisa mengalahkan Persik Kendal. Tetapi, bukan berarti Persib juga menganggap enteng lawan,” kata Dada.

Meski begitu, Dada menilai permainan Suwita Pata dan kawan-kawan tidak terlalu fokus. Padahal, Persib memiliki sejumlah peluang yang seharusnya menghasilkan lebih banyak gol.

Sementara itu, Manajer Persib, H. Yossi Irianto mengungkapkan, dengan kemenangan tersebut, paling tidak kehormatan Persib sebagai tim besar tetap terjaga. Tetapi yang membuat Yossi lebih lega, semua pemain dalam kondisi baik dan tidak ada yang mengalami cedera.

“Dengan materi pemain yang tidak lengkap, tentu saja kita mempunyai masalah di lini tengah. Tetapi dengan kemenangan ini, Persib mampu menjaga sebuah kehormatan dan dapat menghibur masyarakat. Saya juga sangat bersyukur para pemain semuanya tidak ada yang cedera. Karena sebenarnya, kita lebih fokus untuk pertandingan di kompetisi liga,” kata Yossi.

Mengenai penampilan Persik Kendal, Yossi menilai Persik bukan tim lemah. Terbukti Persik mampu menyingkirkan tim Divisi I, Persebat Batang. “Persik Kendal bukan tim yang lemah. Saya juga mengacungkan jempol untuk kiper Kendal yang beberapa kali menggagalkan tembakan pemain Persib. Saya melihat permainan anak-anak masih kurang sabar. Tetapi, kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persib,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: