Jangan Anggap Enteng


Oleh: Risnandar

KERINDUAN para bobotoh menyaksikan tim kecintaannya berlaga, mudah-mudahan bisa terobati Minggu (3/6) sore ini, ketika Suwita Pata dkk. menjamu Tim Persik Kendal, di babak “64 besar” laga Copa Dji Sam Soe 2007. Sebelum bertandang ke Bandung, Persik Kendal (Divisi II) sempat membuat kejutan, dengan menyingkirkan Persibat Batang (Divisi I) asuhan pelatih asal Bandung Lukas Tumbuan.

Berbeda dengan Persik, yang semua anggota skuadnya terdiri dari pemain-pemain lokal. Persibat justru diperkuat tiga pemain asing. Inilah yang membuat kekuatan anak-anak Kendal sama sekali tidak boleh diremehkan, kecuali Persib ingin mengalami nasib sama seperti Persibat.

Jangan sekali-kali menganggap enteng lawan, itu saja kuncinya. Selebihnya baik dari segi materi maupun pengalaman bertanding, apalagi tradisi prestasi dan reputasi, perbedaan keduanya boleh dibilang sangat jauh. Karena itulah, sekali lagi asal tidak menganggap enteng lawan, anak-anak Persib bukan saja berpeluang besar untuk menang, namun terbuka kemungkinan pesta gol ke gawang lawan.

Sejauh keterangan yang berhasil saya kumpulkan, modal Persik Kendal hanya semangat bertanding dan coba bermain lepas tanpa beban. Oleh sebab fokus utama tim ini adalah naik divisi, dari Divisi II ke Divisi I. Di luar itu, seperti sering dikemukakannya di media massa, dalam upaya mematangkan tim dan mencari pengalaman.

Minus tiga pemain yang ditarik Pelatnas Piala Asia yakni Eka, Arief, dan Bayusutha, ditambah ketentuan hanya boleh menurunkan maksimal tiga pemain asing, sudah pasti Persib tidak akan tampil dengan kekuatan terbaiknya. Dengan kata lain, setidak-tidaknya ada empat-lima posisi, yang akan diisi para pemain pelapis. Siapa saja mereka, inilah yang menarik kita tunggu.

Akan tetapi siapa pun yang akan menjadi pilihan utama tim pelatih, dalam beberapa hal, pemain Persib masih berada di atas calon lawannya. Apalagi jika semua pemain yang ada sekarang, dalam kondisi benar-benar fit. Termasuk Salim Alaydrus. Seandainya Salim sudah bisa diturukan, Arcan Iurie bisa menggeser posisinya ke tengah, untuk menggantikan peran Eka Ramdhani. Sementara posisi yang ditinggalkan Salim, bisa diisi Erik Setiawan.

Sayangnya, keterangan terakhir menyebutkan, agak riskan jika Salim dipaksakan bermain. Bila demikian halnya, memang sebaiknya dia diistirahatkan hingga benar-benar sembuh. Toh lawan yang harus dihadapi Persib, tidak terlalu istimewa. Selain itu masih ada Cucu Hidayat atau Yaris Riyadi, yang kemampuannya tidak jauh berbeda.

Saya sendiri cenderung memilih Yaris sebagai pengganti Eka Ramdani. Sementara Cucu Hidayat bermain agak ke dalam (gelandang bertahan), menggantikan Suwita Pata. Adapun Suwita mengambil tugas Patricio Jimenez sebagai sweeper, didampingi Nova dan Edi Hafid.

Dengan bermain di kandang serta menghadapi lawan tidak begitu istimewa, tidak ada salahnya Persib memilih strategi dasar super atacking. Namun, saya tetap kurang setuju, jika tim pelatih memilih memainkan sekaligus tiga penyerang.

Sebaiknya Persib tetap bermain dengan dua striker, yakni duet Ba-be (Barkaoui-Bekamenga), ditunjang Cabanas sebagai perusak (destroyer) merangkap pengatur serangan (play maker) dari lini kedua. Dengan demikian, khusus bermain di kandang serta menghadapi lawan relatif berada di bawah Persib, dua pemain asing favorit bobotoh, Nyeck Nyobe dan Patricio Jimenez, harus ikhlas tidak masuk line up.

Lawan tim sekelas Persik Kendal, kesempatan bagus bagi tim pelatih untuk melakukan rotasi. Begitu juga buat para pemain yang selama ini kurang memperoleh kesempatan merumput. Inilah saatnya bagi mereka untuk memperlihatkan semua potensinya. Rotasi bisa dilakukan tidak hanya sebatas pada pemain, juga posisi dan peran pemain-pemain tertentu.

Bahkan jika diperlukan, tim pelatih bisa mencoba format baru, di luar pola baku 3-5-2. Dengan catatan semuanya dilakukan bukan didasari oleh sikap menganggap enteng lawan. Akan tetapi, sifatnya lebih kepada melakukan eksperimen untuk kepentingan masa mendatang.

Di putaran kedua kompetisi liga nanti, Persib akan menghadapi perjuangan yang jauh lebih berat. Sebagai tim yang berada di puncak klasemen, anak-anak Maung Bandung pasti akan menjadi target ekstra calon lawan-lawannya. Karena itulah untuk menjaga konsistensi penampilan dan prestasi, sejak sekarang para pelatih harus sudah mempersiapkan berbagai alternatif. Menang Persib!

Satu Balasan ke Jangan Anggap Enteng

  1. BOBOTOH SETYA mengatakan:

    Sebenernya grup PERSIB tidak menganggap remeh lawannya…
    menurut saya PERSIB itu hanya mempertahankan skornya saja yaitu 3-0 saat melawan persik kendal, eh… jadinya malah keboblosan, but never mind…
    PERSIB udah masuk ke babak berikutnya…
    cAyOO PERSIBKU!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: