Persib Hebat Pisan Euy!


imam cahyadi/gm
   

STD. SILIWANGI, (GM).-
Persib Bandung sukses menutup rangkaian putaran pertama Liga Djarum Indonesia (LDI) XIII/2007 dengan hasil mengesankan. Diwarnai penampilan gemilang Suwita Pata dan kawan-kawan di Stadion Siliwangi Bandung, Selasa (24/4), Persib menekuk musuh bebuyutannya, Persija Jakarta 3-0 (3-0), sekaligus mengakhiri rekor buruk tak pernah menang dalam 11 tahun terakhir.

BalikBandung Inc

Tiga gol kemenangan Persib dalam pertandingan itu disumbangkan Eka Ramdani pada menit 14 serta dua gol Christian Bekamenga pada menit 16 dan 40. Berkat tambahan tiga angka itu, Persib semakin kokoh di puncak klasemen sementara Wilayah Barat dengan nilai 36. Persib akan memastikan diri tampil sebagai juara paruh musim Wilayah Barat jika rival utamanya, Sriwijaya FC tersandung dalam dua pertandingan sisa yang dimilikinya. Untuk menggeser Persib, Sriwijaya FC membutuhkan kemenangan besar dalam dua pertandingan sisanya melawan PSIS Semarang dan Persela Lamongan.

Sukses Persib membekap Persija langsung disambut sukacita kubu Persib. Begitu wasit Alil Rinenggo meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir, pemain, pelatih, dan ofisial tim langsung melampiaskan kegembiraannya dengan berbagai cara. Sementara di tribun penonton, bobotoh mengekspresikan sukses bersejarah itu dengan pesta kembang api dan yel-yel kemenangan.

“Persib berhasil meraih kemenangan secara objektif. Ini kemenangan secara teknis atas Persija. Dengan penampilan luar biasa seluruh pemain, kita akhirnya bisa mengakhiri rekor buruk atas Persija,” kata Asisten Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman.

Sementara itu, pelatih Arcan Iurie, pemain, dan seluruh pemain mengekspresikan kemenangan dengan melakukan victory lap dan menyambut aplaus dari ribuan bobotoh yang memadati Stadion Siliwangi.

Dari kubu Persija, Asisten Pelatih, Isman Jasulmei mengakui secara jantan kemenangan Persib. Menurutnya, kesalahan yang dilakukan anak asuhannya harus dibayar mahal dengan terciptanya gol untuk kemenangan Persib. “Kami harus mengakui kalau Persib layak menjadi pemenangan dalam duel ini. Mereka bermain dengan tempo tinggi sehingga membuat pemain kami panik dan melakukan banyak kesalahan. Blunder kesalahan pemain kami harus dibayar mahal,” jelas Isman.

Isman juga mengakui, kekalahan yang dialami pasukannya karena kegagalannya menerapkan strategi, termasuk tidak menurunkan gelandang Javier Roca sejak menit pertama. “Kali ini strategi kita gagal. Di babak kedua memang permainan lebih berkembang, tapi itu sudah terlambat karena Persib sudah berada di atas angin untuk menjadi pemenang,” lanjut Isman yang musim lalu menangani Persikad Depok ini.

Tempo tinggi

Ingin memuktikan kepada puluhan ribu bobotoh yang hadir di Stadion Siliwangi, para pemain Persib tampil “kesetanan” di babak pertama dengan memperlihatkan motivasi dan spirit tinggi. Berbeda dengan laga sebelumnya saat menekuk Semen Padang 3-0, dalam pertandingan ini, Iurie mengembalikan pola 3-5-2 dengan menempatkan duet Redouane Barkoui dan Christian Bekamenga di lini depan. Sementara striker Zaenal Arief yang mejadi bintang pada pertandingan melawan Semen Padang, kali ini harus duduk di bangku cadangan.

Sebaliknya di kubu Persija, pelatih Serghei Dubrovin secara mengejutkan tidak menurunkan Javier Roca dan lebih memilih Agus Suprianto. Praktis dengan kondisi tersebut, gelandang Atep dan Francis Wewengkang harus menjadi motor Persija dalam pertandingan ini.

Meski terkesan hati-hati pada lima menit pertama, Persib mampu mengendalikan irama permainan. Pada menit 8, Persib nyaris membuka keunggulan ketika sontekan Bekamenga membentur mistar gawang. Pada menit 12, Persib juga seharusnya mendapatkan tendangan penalti ketika tendangan kontra salto Bekamenga menyentuh tangan Ismed Sofyan. Tetapi wasit Alil Rinenggo tidak melihatnya.

Setelah melakukan serangan bertubi-tubi, gelandang Eka Ramdani akhirnya membuat puluhan ribu bobotoh bersorak pada menit 14, ketika tendangan jarak jauhnya mampu mengoyak jala Persija yang dikawal Evgheny Khamruk. Tanpa diduga, Eka yang menggiring bola sendirian dari lapangan tengah melepaskan tembakan yang sempat membentur mistar atas.

Gol Eka sepertinya meruntuhkan mental pemain Persija. Lini belakang Persija yang ditempati Ismed, Hamka Hamzah, dan Abanda Herman terlihat panik. Dua menit berselang, Bekamenga memanfaatkan situasi itu dengan menjebol gawang Khamruk untuk kedua kalinya.

Lima menit sebelum turun minum, kegagalan Khamruk menangkap bola tembakan Eka Ramdani dari sektor kiri harus dibayar mahal. Bola liar langsung disambar sontekan Bekamenga untuk memastikan kemenangan Persib menjadi 3-0.

Pada paruh kedua, serangan Persib sedikit mengendur akibat licin dan beceknya lapangan karena diguyur hujan. Di babak kedua, Zaenal Arief tampil menggantikan Gilang Angga Kusuma. Sementara Barkaoui ditarik dan digantikan Cucu Hidayat. Meski menurunkan tempo, Persib paling tidak mencatat tiga peluang emas dari Bekamenga.

Demikian juga dengan Persija, masuknya Samuel Tayo Ayorinde menggantikan posisi Francis Wewengkang sedikit menghidupkan permainan Persija. Selain dari Samuel, Persija juga mendapatkan peluang emas dari kaki Hamka Hamzah dan Bambang Pamungkas. Namun ketangguhan lini belakang Persib membuat Persija gagal menciptakan gol balasan. (B.94/B.109/B.82)**

8 Balasan ke Persib Hebat Pisan Euy!

  1. rina mengatakan:

    cayo persija!!! you harus menang!!! Hamka!!! semangat yawh!!!

  2. diki mengatakan:

    persija harus menang

  3. Gina mengatakan:

    HEBAAAAAAATTTTTTT BGTTTT Sib,ini yg kutunggu-tunggu pertahankan permainanmu yg seperti ini aku yakin kamu pasti juara .

  4. ramdan mengatakan:

    Sok sib ah ditungguan ku dewek disenayan. urg kerahkeun bobotoh jakarta!!!hidup persib!!JUARA..JUARA..JUARA..GEUS KANGEN YEUH AING LALAJO PERSIB DI SENAYAN.

  5. mamang.. dulur PERSIB ti Balikpapan mengatakan:

    satu kata : HEBAAAADDDDDD…!!!!

  6. SuperPersib mengatakan:

    sarua euy mun saya keur di Ciamis oge Lativi teu katangkep. antene kudu diputar-puter heula kakara aya, eta ge loba sireuman. untung we barudak Viking Galuh rajin ngayakeun nonton bareng :)

  7. sika septhea mengatakan:

    gue banget pokona mah teu kaduhung meuli parabola mahal-mahal demi lalajo persib…, sing karunya atuh ka urang garut nu teu bisa lalajo lativi….

  8. Badranaya [di Jakarta] mengatakan:

    Cekeng ge naon…. mun management, pelatih jeung pemain geus sarindek-saigel, Persija (nu cenahmah jagoan) bisa dielehkeun tilu enol deuih. sok SIB maju terus ditungguan jawarana… Bravo PERSIB
    (ngan teu rido aing ka si Roca, ngahaja najong cep Patricio, mun panggih di jalan awas siah………….)
    Sakali deui HIDUP PERSIB………!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: