Persib Meroket!


Persib berhasil memenuhi target meraih poin penuh pada dua laga kandang awal di Stadion Siliwangi Bandung, setelah melibas Pelita Jaya Purwakarta 3-1, Rabu (21/2). Pada laga kandang pertama, Persib menang 2-0 atas Persita, Minggu (18/2).

Dengan hasil tersebut, Persib langsung meroket ke posisi kedua pada klasemen sementara Grup I Liga Djarum Indonesia XIII/2007. Dengan nilai 9 biji kemenangan yang dikantonginya kini, Persib naik lima tingkat dari posisi semula di urutan ke-7. Posisi teratas masih dipegang PSMS Medan dengan 10 biji kemenangan. PSMS kemarin bermain imbang 1-1 lawan tuan rumah Persikabo Bogor.

Dari sisi permainan, penampilan Persib kemarin sebetulnya masih di bawah permainan hebatnya saat berhadapan dengan Persita. Namun, kali ini pemain lebih mampu memanfaatkan peluang emas yang mereka ciptakan, sehingga terjadi tiga gol. Dua dari tiga gol Persib dicetak Redouane Barkaoui melalui sundulan menit ke-35 dan ke-51. Satu gol lagi dicetak Lorenzo Cabanas memanfaatkan bola liar pantulan dari kiper Wawan Hendrawan. Gol penghibur Pelita dijaringkan C. Lopez dari titik penalti, setelah Gilang Angga melakukan pelanggaran di kotak penalti kepada Boubakar Keita.

Asisten pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman mengakui, menurunnya permainan Persib akibat sempitnya waktu pemulihan kondisi fisik pemain. Waktu dua hari tidak cukup untuk memulihkan fisik ke titik normal lagi. Kendati begitu, dengan sisa tenaga yang ada, pemain tetap memperlihatkan semangat dan motivasi tinggi untuk menang.

”Pelita Jaya juga main tenang. Saya salut pemain muda mereka tidak panik ketika mendapat tekanan. Bahkan, serangan balik mereka sering membahayakan pertahanan Persib,” ujarnya.

Perubahan komposisi pemain juga ikut memengaruhi kekuatan permainan. Kinerja Nyeck Nyobe Georges yang ditempatkan sebagai gelandang bertahan, kurang berkembang saat membangun serangan dari tengah. Ia lebih konsentrasi pada pertahanan, dan kinerjanya sangat baik dalam mematahkan serangan Pelita Jaya.

“Memang Nyeck pasnya sebagai stopper. Dia lebih kuat dalam menjaga daerah dan lawan. Namun, tadi dia mendapat tugas khusus mengawasi pemain Pelita nomor 21 (Lamin Conteh, -red.), sehingga saat menyusun serangan kurang berperan,” ujar Djadjang.

Suwita Pata yang ditempatkan di posisi libero bisa menjalankan peran yang ditinggalkan Patricio Jimenez, dengan baik. Ia bermain tenang dan bisa mengoordinasikan lini pertahanan. Bayusutha dan Nova Arianto juga cukup disiplin dalam mengawal penyerang Pelita.

Dari kubu Pelita, pelatih Fandi Ahmad menilai Persib tampil sangat baik. Kendati begitu, pelatih asal Singapura ini menyorot kepemimpinan wasit Zaenal Efendi (Jember) yang dinilainya kurang fair.

Menurut dia, dua kali Pelita mendapatkan peluang, tapi dinyatakan offside. Kekesalan Fandi memuncak saat Diawara yang berlari dari belakang membuka daerah dan mendapat umpan, langsung dianggap offside. Selain itu, wasit juga terlalu mudah memberikan hukum atas pelanggaran terhadap para pemainnya.

“Saya curiga sama wasit. Saya tidak senang dengan situasi seperti ini. Dari empat kali kami bertanding, hanya di sini wasit kurang fair. Tapi, kepemimpinan wasit ini masih jauh lebih baik dibandingkan ketika saya menjadi pemain (Niac Mitra) di kompetisi Galatama dulu,” ujarnya sambil tersenyum.

Fandi menilai, kunci permainan Persib terpusat pada tiga pemain, yakni Eka Ramdani, Cabanas, dan Bekamenga. Peran mereka itu, menciptakan peluang bagi Redouane Barkaoui untuk mencetak gol.

Menekan

Persib mengambil inisiatif untuk menekan dengan permainan cepat. Namun, Pelita justru tampil cerdik. Mereka tidak terpancing ikut main cepat. Pemain Pelita bermain menunggu dan melakukan serangan balik. Hal ini membuat serangan Persib mudah terbaca dan mereka menjadi selalu terburu-buru memberikan umpan. Serangan-serangan Persib pun menjadi sering mentah di lini pertahanan Pelita.

Beruntung, menit ke-35 tendangan bebas Cabanas dari sudut kiri Pelita berhasil dimanfaatkan dengan sundulan Barkaoui untuk memecahkan kebuntuan Persib. Setelah gol itu, permainan Persib lebih hidup. Mereka lebih tenang dalam membangun serangan.

Gol berikutnya berawal dari tendangan bebas Erik Setiawan. Bola melebihi jangkauan kiper Wawan dan langsung disundul Bekamenga. Bola mengarah ke Barkaoui yang berdiri bebas, dan dia meneruskan ke gawang yang sudah kosong.

Gol ketiga melalui kerja sama apik. Bekamenga memberikan umpan silang dan disambut dengan tendangan voli oleh Bekamenga. Bola masih bisa ditepis kiper, dan Cabanas menyambut bola pantulan itu dengan tendangan keras kaki kiri.

Pada menit-menit akhir, permainan Persib mulai mengendur. Hal ini membuat Pelita meningkatkan tempo serangan. Beberapa kali, mereka bisa menciptakan peluang, namun mereka selalu tergesa-gesa saat berada di dalam kotak penalti.

Sementara itu, penonton di Samping Selatan melakukan aksi tidak terpuji dengan melakukan pelemaran kepada kubu Pelita saat Fandi memprotes keputusan wasit. Petugas keamanan berusaha menenangkan penonton, tapi mereka juga mendapat lemparan.
PIKIRAN RAKYAT

25 Balasan ke Persib Meroket!

  1. Jefry mengatakan:

    aink turut gmbira juga!!! Barkoui kirim2 donk ke e-mail gw!!! PLIIIIZ & yang mo knln ma gw slhkn jga!

  2. Japra_kancra mengatakan:

    Mung tiasa Pidu’a wae kuring mah… kuring atoh euy nempo persib kawas ayeuna.. pertahankeun PERSIB !

  3. dede_muse mengatakan:

    urang mah moal rugi euy meuli tiket ka siliwangi lantaran persib meunang wae,tapi duka kahareupna konsisten teu….Beka diantozz GOOL na….

  4. dede_muse mengatakan:

    Persib edan-edanan euy…!!!libas palembang….

  5. bekamenga tuyul A mengatakan:

    PERTAMA TAMA,saya ucapkan selamat dan terima kasih sebesar besarnya atas 2 kemenangan terakhir. semoga persib bisa memopertahankannya dan beriu yg terbaik lagi. dansemoga PERSIB bisa selamat dalam perjalanan,jgn smp kaya ADAM AIR. ulahnya!bisi TUTUNG, karunya.ari samodal si Edi Kurnia,P Himenez,ataw Si Barkaoui,mah teu masalah da bararodas.tapi tolong pikirakan nasib seorang Bekamenga, engke beki tutung atuh.nyta teu?dan lagi untuk para bobotoh jgn bisanyangomong doank.klo bisa buktiin!ngatasi atasi masalah para pemain persib,jung lah…jung jung jung….PUAS PUAS PUAS! SOBEK SOBEK mulutmu!!! skrg mah kita dari pada gitu merndingan berdo’a agar persib bisa selamat sampai tujuan,beri yg terbaik dan semoga diterima disisi-Nya. AMIEN..alfatihah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: