Pencairan Rp 15 Miliar Terancam


Buntut dari merebaknya permasalahan larangan bantuan APBD untuk klub sepak bola, menyebabkan pencairan dana bantuan (hibah) kepada Persib sebesar Rp 15 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung 2007 terancam gagal cair.Pihak Panitia Anggaran (Panggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung meminta Pemkot Bandung menyertakan surat jaminan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan Departemen Dalam Negeri sebelum dilakukan pencairan. “Poin itu menjadi kesepakatan kami dari Panggar dan Tim Anggaran Pemda pada rapat tadi sore (kemarin-red.). Sebelum bantuan tersebut dicairkan, harus ada surat jaminan dari BPK dan Depdagri bahwa itu bisa dicairkan,” ujar Lia Nurhambali, Ketua Panitia Anggaran kepada “PR”, Kamis (25/1).

Lia menyebutkan, tindakan yang diambil Panggar DPRD Kota Bandung tersebut berkaitan dengan adanya beberapa catatan dari Gubernur Jabar H. Danny Setiawan perihal dana hibah APBD yang pencairannya harus mendapat persetujuan DPRD. “Karena dana bantuan Persib termasuk dalam dana hibah, maka kami memberikan syarat tersebut,” ujarnya.

Seperti diberitakan beberapa media, Kepala Pusat Penerangan Depdagri Saut Situmorang menyebutkan, bantuan keuangan dari APBD untuk klub sepak bola melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Dengan demikian, secara logika hal itu harus dihentikan.

Lebih jauh Lia menyebutkan, hal itu sebagai bentuk kehati-hatian dalam menjalankan APBD, terlebih setelah adanya wacana pelarangan tersebut. “Saya pikir, dengan adanya jaminan dari BPK dan Mendagri, pencairan dana bantuan tersebut akan lebih aman bila dipermasalahkan,” ujarnya.

Sedangkan mengenai kemungkinan pencabutan kembali bantuan untuk Persib yang sudah dicantumkan dalam APBD 2007 tersebut, menurut Lia, hal itu belum terpikirkan.”Kalau untuk dicabut, saya pikir belum ke situ, namun yang penting ada kehati-hatian dalam implementasinya,” ujarnya.

Disanggupi

Menanggapi syarat tersebut, menurut Lia, Tim Anggaran Pemda yang diketuai Sekda Edi Siswadi menyatakan kesanggupannya. “Dalam rapat tersebut Sekda menyatakan sanggup untuk meminta surat jaminan dari BPK dan Depdagri sebelum mencairkan bantuan tersebut,” ujarnya.

Hal itu menurut Lia bisa dilakukan karena kasus serupa bukan hanya menimpa Persib Bandung saja. “Saya baca di koran, sebagian besar klub yang ada di Liga Indonesia justru mengalami kasus serupa yakni mengandalkan APBD untuk masalah keuangannya,” ujarnya.

Meski bantuan Rp 15 miliar untuk Persib masih dimungkinkan cair dengan syarat tertentu, Lia menyebutkan, manajemen Persib harus sudah memikirkan solusi untuk kedepannya. “Ini harus menjadi pemikiran bersama karena tahun 2008, mau tidak mau bantuan tersebut harus dihentikan,” ujarnya.

PIKIRAN RAKYAT

2 Balasan ke Pencairan Rp 15 Miliar Terancam

  1. ziman mengatakan:

    PERSIB MILIK URANG SAREREA, MILIK WARGA JABAR. AING LEUWIH RELA DUIT APBD BEAK KU PERSIB NU KARASA KU KABEH WARGA JABAR, DARIPADA DIKORUPSI KU TIKUS – TIKUS NEGARA.

  2. fummo mengatakan:

    aya aya we si pssi teh halahhhhhhhhhh liueeeeeerrrrrrrrrr bagai petir di siang bolong ieu mah.

    kalo gitu caranya bebaskan donk klub cari sponsor…………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: