Sulit Menang di Makasar


BOLEH jadi, Sonny Kurniawan benar. Bek sayap Persib Bandung itu mengatakan, tim tamu akan sulit menang melawan PSM jika bermain di Makassar. Selain secara tim memang tangguh, PSM juga selalu tampil kesetanan jika main di hadapan pendukungnya sendiri. Belum lagi faktor nonteknis, seperti wasit yang sangat dikhawatirkan Sonny.

Tidak ada catatan pasti berapa kali Persib bertemu dengan PSM di Makassar. Yang pasti, sepanjang Liga Indonesia (LI) yang sudah berlangsung 12 edisi, Persib sudah tiga kali bertandang ke Makassar dan semuanya kalah.

Pada LI X/2004, Persib dibekap PSM 0-3 lewat gol-gol Syamsul Chaeruddin menit ke-58, Christian Gonzales (61), dan Irsyad (64). Musim sebelumnya, LI IX/2003, Persib juga menyerah 1-3. Ketika itu tiga gol “Juku Eja” dicetak Oscar Aravena (Oscar Aravena 15 dan 76) dan Christian Gonzales (31). Gol Persib diciptakan Maciej Dolega (39). Satu pertemuan lagi terjadi pada babak “12 Besar” LI II/1995-96 yang berakhir 0-1 untuk kekalahan Persib.

Pada masa Kompetisi Perserikatan, Persib berulangkali bertemu PSM di Makassar. Pertemuan paling bersejarah adalah pada 4 Juni 1961. Pada putaran final Kompetisi Perserikatan 1961 itu, nyawa para pemain Persib terancam, ketika pendukung tuan rumah menyerbu ke tengah lapangan karena tidak puas dengan keputusan wasit yang memberikan hukuman penalti buat PSM pada menit 85. Akibat kerusuhan itu, pertandingan dihentikan dengan skor akhir 0-0. Ketika itu, Omo Suratmo dan kawan-kawan akhirnya tampil sebagai kampiun

GALAMEDIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: