Persib Dapat Pelajaran dari Timnas


deni sahbudin/gm
   
PENJAGA gawang Timnas Indonesia, Hendro Kartiko (kanan) berusaha menghalau bola yang disundul striker Persib, Bekamenga pada pertandingan uji coba yang digelar di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (3/1).
 

Menjelang tampil di “Piala Jusuf XII/2007” dan bergulirnya Liga Indonesia (LI) XIII/2007 mendatang, Persib Bandung mendapat pelajaran berharga dari tim nasional Indonesia yang akan tampil di Piala AFF dan putaran final Piala Asia 2007. Dalam pertandingan uji coba di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (3/1), Suwita Pata dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan timnas 0-2 (0-1).

Dalam pertandingan ini, gelandang Persija Jakarta asal UNI, Atep tampil sebagai pemain kunci kemenangan timnas. Selain gol pembukanya di penghujung babak pertama, pemain yang sempat dibidik Persib ini pun memberikan kontribusi terciptanya gol kedua timnas yang dicetak Mahyadi Pangabean pada menit 55. Gol itu berawal dari sepak pojok yang dilakukan Atep.

Selain permainan menawannya, Atep menjadi sorotan bobotoh karena ia lebih memilih bertahan di Persija ketimbang menerima pinangan Persib. Karena itu, bobotoh terus melakukan teror sepanjang penampilan Atep. Namun, tindakan bobotoh itu justru membuat motivasi pemain berusia 22 tahun itu semakin meningkat.

“Dalam pertandingan uji coba ini, kita banyak mendapatkan pelajaran berharga dari tim nasional. Kita bisa mengevaluasi penampilan kita sebelum tampil di Piala Jusuf. Yang pasti, masih banyak PR (pekerjaan rumah, red) yang harus diselesaikan pelatih,” kata Manajer Persib, H. Yossi Irianto.

Hal yang sama dilontarkan Pelatih Arcan Iurie Anatolievici. “Kita ingin di Turnamen Piala Jusuf, kita bisa tampil lebih baik. Saya akan diskusikan pertandingan uji coba ini. Sebab, ini merupakan barometer penampilan Persib,” kata pelatih asal Moldova itu.

Iurie mengatakan, kekalahan pertama Persib selama pertandingan uji coba itu patut menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih dan para pemain Persib. “Kekalahan ini harus dijadikan sebagai pemicu para pemain untuk lebih meningkatkan konsentrasi dan permainan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Kuasai permainan

Kendati kalah, pada babak pertama, Persib sebenarnya mampu menguasai jalannya permainan. Mengandalkan duet striker Christian Bekamenga dan Redouane Barkaoui, Persib lebih banyak melakukan inisiatif penyerangan dan mendapatkan peluang. Namun, beberapa peluang yang didapatkan, seperti oleh Barkaoui pada menit 6 dan 23 masih gagal membuahkan gol.

Seperti halnya Barkaoui, Bekamenga pun sempat mendapatkan peluang emas. Bahkan, Bekamenga sempat mencetak gol pada menit 37. Namun, karena sebelumnya sempat terjadi pelanggaran terhadap pemain timnas, gol striker asal Kamerun itu dianulir.

Di tengah gempuran para pemain Persib, timnas mencuri kesempatan untuk mencetak gol di penghujung babak pertama. Menerima umpam Mahyadi dari sektor kanan pertahanan Persib, Atep melontarkan tendangan kerasnya yang gagal dihadang Tema Mursadat.

Memasuki babak kedua, performa Persib mulai menurun. Kendati demikian, Persib masih memiliki peluang lewat Cabanas pada menit 46. Pada menit 55, timnas jusstru bisa menggandakan keunggulan melalui tendangan Mahyadi.

Pada menit 60, Persib punya kesempatan memperkecil ketinggalan. Namun, tendangan salto Bekamenga masih bisa ditepis kiper timnas, Hendro Kartiko. Satu menit berselang, Hendro juga menggagalkan tendangan Erik Setiawan.

Withe puas

Usai pertandingan, Pelatih Timnas, Peter Withe mengaku cukup puas dengan penampilan anak asuhnya dalam pertandingan ini. Menurutnya, performa Ponaryo Astaman dan kawan-kawan sudah mengalami peningkatan dibandingkan pertandingan sebelumnya.

“Penampilan anak-anak cukup baik. Kita mampu memperlihatkan permainan terbaik. Hasilnya, dua gol bisa bersarang di gawang Persib. Kerja sama di setiap lini juga sudah memperlihatkan perkembangan yang maju dan terbukti beberapa peluang bisa diciptakan,” ujarnya.

Selain permainan, pelatih asal Inggris ini juga menilai, stamina dan kerja sama timnya sudah meningkat tajam. “Kali ini, tim sudah terlihat kemajuannya. Dari segi fisik mereka bisa tampil konstan untuk bermain 90 menit, selain kerja sama tim yang sudah membaik. Tentunya, saya berharap pada pertandingan berikutnya tim semakin baik,” ujarnya.

Withe menegaskan, tim yang diturunkan dalam pertandingan ini bukan merupakan tim inti. Menurut Withe, ia masih akan terus melakukan seleksi untuk menentukan tim inti. “Seleksi masih berlaku sampai pertandingan mendatang. Kalaupun ada pemain yang cedera, saya akan melihat sejauh mana cedera yang dialaminya,” ucapnya.

Setelah menghadapi Persib, timnas akan melakukan pertandingan uji coba melawan legiun asing asal Afrika di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat (5/1). (GALAMEDIA)**

Satu Balasan ke Persib Dapat Pelajaran dari Timnas

  1. VIKERS JABOTABEK mengatakan:

    betul sekali kang urrie,persib harus diberi strategi jitu,untuk membaca kelemahan lawan dan memaksimalkan kekuatan okey coy.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: