Kondisi Pemain tidak Merata


PEMAIN Persib berlari di pasir yang terendam air laut untuk meningkatkan kecepatan pada sesi latihan pagi di Pantai Barat Pangandaran, Kab. Ciamis, Kamis (21/12). Latihan fisik kemarin lebih fokus pada peningkatan reaksi kecepatan.*IRFAN SURYADIREJA/”PR”

Pelatih Arcan Iurie Anatolievici, mengakui kondisi fisik pemain belum merata. Mereka sudah ada yang siap untuk turun di kompetisi, tapi ada pemain lain yang belum layak berlaga di kompetisi. Kendati begitu, program fisik yang sedang dijalani baru 80 persen sehingga menjelang kompetisi nanti, Iurie yakin semua dalam kondisi siap tempur.

“Saya tidak bisa sebutkan nama-nama pemain yang sudah siap dan belum. Anda bisa menilai sendiri kondisi setiap pemain. Tapi, perlu diingat program latihan fisik belum selesai,” ujar Iurie usai melakukan latihan pagi di tepi Pantai Barat Pangandaran Kab. Ciamis, Kamis (21/12).

Menurut pelatih asal Moldova ini, banyak faktor penyebab terjadinya perbedaan kondisi fisik. Padahal, mereka berlatih bersama-sama sejak awal pembentukan. Bisa saja, pemain ada yang kurang sungguh-sungguh mengikuti latihan, atau ada faktor psikologis di mana pemain memiliki masalah di luar lingkungan Persib. Bisa juga pemain sudah mengalami titik jenuh.

“Tapi, tim pelatih sudah mengingatkan pemain untuk selalu bersikap profesional. Semua harus kerja keras karena saat ini Persib belum menggambarkan sebagai tim juara,” ujarnya.

Berkaitan dengan kemungkinan pemain mengalami kejenuhan, menurut Iurie, pelatih sudah mengantisipasi dengan berpindah-pindah tempat latihan. Menurut Iurie, jika pemain sedang dilanda kejenuhan tidak bisa kemudian mereka diberikan waktu libur lebih lama. Jika pilihan ini diterapkan, kondisi fisik pemain bisa turun tajam, sehingga memerlukan waktu lebih lama lagi memulihkannya.

“Saya harus membuat variasi latihan agar pemain bisa enjoy melakukannya. Semua harus tahu, Persib saat ini belum ada apa-apanya. Jika ingin meraih juara, motivasi, fisik, harus kuat,” ujarnya.

Pada latihan pagi kemarin, pelatih fisik Dino Sefrianto, menitikberatkan pada kecepatan. Latihan pagi hanya ada dua materi yang diberikan. Materi pertama, pemain harus sekuat tenaga melakukan sprint dan badannya ditahan karet ban yang dililitkan ke patok. Setiap pemain harus menyelesaikan beberapa kali. Kemudian, pemain juga harus berusaha merebut bola yang di simpan di depan pemain.

Materi kedua dilanjutkan dengan memperbanyak sprint dengan jarak sekira 25 meter, 60 meter, dan 80 meter. Untuk lari jarak paling jauh, sejumlah pemain seperti Redouane Barkaoui, Lorenzo Cabanas, Christian Bekamenga, Erik Setiawan, Patricio Jimenez, Nova Arianto, Dicky Firasat, Nyeck Nyobe berlari di atas pasir yang teredam air laut.

Iurie memberikan perlakukan khusus terutama kepada pemain asing. Mereka mendapat tambahan porsi latihan. Menurut Iurie, mereka harus memberikan contoh kepada pemain lokal, sehingga keberadaan pemain asing menjadi panutan dalam tim. “Cabanas, Bekamenga, Barkaoui harus mencetak gol.

Patricio dan Nyeck harus bisa menjaga lini belakang agar gawang Persib tidak kebobolan,” ujarnya. Pada latihan sore, Iurie memberikan latihan game di pinggir pantai.

PIKIRAN RAKYAT

Satu Balasan ke Kondisi Pemain tidak Merata

  1. wiwid widiana mengatakan:

    kanggo kang arcan… upami fisik pamaen persib hoyong merata sareng kiat tahan banting siga si badak gattuso. sok gera piwarang pamaen persib teh sina lari uah uih pangandaran bandung salami dua wengi dua dinten, upami teu kiateun lari sawios lah cekap mapah wae. kitu tah, nuhun ah mang arcan….salam ti warga balikpapan pecinta persib. hidup maung….!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: