Persib tetap pakai Siliwangi


RIBUAN "bobotoh" yang menyaksikan pertandingan persahabatan antara Persikab berhadapan dengan Persib memadati seluruh tribun penonton Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Minggu (17/12). Karena akses yang tidak memadai, Persib batal menjadikan Stadion Si Jalak Harupat sebagai "home ground".*ANDRI GURNITA/"PR"

Persib akan kembali memakai Stadion Siliwangi, sebagai home ground penyelenggaraan kompetisi 2007. Pengurus Persib secara mendadak melakukan rapat mengkaji ulang rencana pemakaian Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kab. Bandung sebagai home ground, seusai pertandingan Persikab melawan Persib, Minggu (17/12) malam.

Rapat itu membahas masalah akses jalan menuju dan keluar stadion. Usai pertandingan melawan Persikab di Stadion Si Jalak Harupat, bus rombongan Persib terjebak macet. Perjalanan dari stadion menuju mes di Jln. Bali Bandung harus ditempuh sekira 3 jam. Padahal, bus mendapat kawalan empat kendaraan keamanan.

“Kita tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi dengan tim lawan kelak, jika kejadiannya seperti itu. Tim tamu yang harus dijamin keselamatannya, akan sulit menghindari kerumunan penonton, sebab tidak ada jalan alternatif lain,” ujar Sekum Persib, H. Yoyo S. Adiredja, Senin (18/12).

Rapat mendadak yang dipimpin Ketua Umum Persib, H. Dada Rosada ini, dilaksanakan di pendopo. Ikut hadir dalam acara itu, Ketua Harian H. Edi Siswadi, Sekum H. Yoyo S. A., Ketua Nonamatir H. Chandra Solehan, Direktur Eksekutif H. Ali Muhtar, Sekretaris Eksekutif Edi Djukardi, dan Dewan Penasihat Persib. Rapat ini melibatkan perwakilan dari bobotoh yaitu Herru Djoko, Ayi Beutik, Yana, dan Bambang Sukowiyono selaku panpel Persib.

Dalam pertemuan itu, dibahas sisi positif dan negatif penyelenggaraan pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat dan Siliwangi. Stadion Si Jalak Harupat memiliki fasilitas lengkap dan bisa menampung 40.000 penonton. Sayangnya, akses jalan menuju ke stadion sempit, sehingga seusai pertandingan diprediksikan bakal mengalami kemacetan.

Sebaliknya, kondisi lapangan Stadion Siliwangi cukup bagus, tapi fasilitas yang ada kurang lengkap. Daya tampung juga terbatas sekira 23.000 penonton. Namun, akses jalan sangat mudah.

Poin-poin hasil rapat itu rencananya akan dikonsultasikan kepada Badan Liga Indonesia (BLI). Sebab, institusi pengelola Liga Indonesia itu paling berwenang mengesahkan home ground sebuah tim liga. Persib mendaftarkan dua stadion, yakni Si Jalak Harupat dan Stadion Siliwangi.

Humas Persib, H. Oce Permana mengatakan, fokus kerja manajemen tidak berubah, yakni ingin memberikan pelayanan maksimal kepada penonton. “Kami berkesimpulan, memperbaiki akses jalan menuju Stadion Si Jalak Harupat jauh lebih susah dan memerlukan waktu tidak sebentar, dibandingkan mencari jalan keluar agar penonton tidak lagi membeludak saat pertandingan digelar di Stadion Siliwangi,” ujar Oce.

Seusai pertandingan uji coba Persikab melawan Persib, Minggu (17/12), puluhan ribu bobotoh memacetkan semua akses jalur pulang dari Stadion Si Jalak Harupat. Kendaraan motor dan mobil konvoi bobotoh terjebak kemacetan parah dan memakan waktu lebih dari tiga jam, di daerah Jln. Terusan Kopo depan Kompleks Margahayu Permai. Bahkan bobotoh yang memarkirkan kendaraan di kompleks stadion, kesulitan keluar stadion karena hanya ada dua jalur jalan.

Latihan di Pangandaran

Persib akan melanjutkan program latihan di Pantai Pangandaran Kab. Ciamis selama sepekan. Rombongan akan berangkat Selasa (19/12) siang dari Puscadnas Jln. Bali, dan kembali dari Pangandran Selasa (26/12).

Latihan di pantai ini untuk meningkatkan kondisi fisik pemain, sekaligus melakukan aklimatisasi dengan cuaca panas. Latihan yang akan difokuskan di pasir pantai ini untuk meningkatkan kecepatan, daya tahan, dan menguatkan otot kaki. “Latihan ini sesuai dengan program yang dibuat oleh tim pelatih,” ujar Sekretaris tim, Edi Djukardi.

PIKIRAN RAKYAT

11 Balasan ke Persib tetap pakai Siliwangi

  1. rokmen mengatakan:

    Iraha ath stadion th gs t sabar yeuh.Bobotoh persib teh lain ti bandung wae,jd di siliwangi mudal wae

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: