Fisik Pemain Persib Lemah!


Penyerang Persikab, Tantan memberikan pelajaran berharga untuk pemain Persib. Pemain berpostur kecil tapi bertenaga kuda ini, seakan memperlihatkan contoh sebagai pemain harus memiliki kecepatan, fisik kuat, dan ngotot.

Tantan beberapa kali merepotkan pertahanan Persib dan menciptakan peluang mencetak gol, pada pertandingan uji coba di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kab. Bandung, Minggu (17/12). Namun, dia membuang banyak kesempatan mencetak gol sehingga Persikab kalah 1-2 dari Persib.

Sulitnya membendung kecepatan Tantan ini akibat lemahnya kondisi fisik pemain Persib, terutama barisan pertahanan. Tantan sebenarnya akan direkrut Persib, namun akhirnya batal.

Manajer Persib, H. Yossi Irianto dan pelatih Arcan Iurie Anatolievici, mengakui hal itu. Yossi mengatakan, penampilan Salim Alaydrus dkk. sangat di luar dugaan. Mereka justru tampil tidak sesuainya dengan karakternya, sehingga permainan Persib sangat mononton.

“Saya melihat kelemahan paling mencolok adalah fisik. Ini menjadi tanggung jawab pelatih fisik membenahinya. Saya harap dalam waktu tersisa ini, masalah fisik pemain bisa secepatnya dibenahi,” ujar Yossi, seusai pertandingan.

Namun, Yossi mengakui Persikab tampil cukup baik. Mereka memiliki motivasi kuat untuk memenangkan pertandingan. Apalagi, Persikab juga dihuni pemain cukup berkualitas, sehingga permainan mereka menyulitkan Persib.

“Terus terang dua gol Persib karena berbau keberuntungan, bukan melalui suatu proses yang telah dirancang. Ketika ada peluang, Bekamenga bisa memanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Yossi mengingatkan, tim pelatih Persib untuk segera memperbaiki kelemahan-kelemahan karena jadwal kompetisi semakin dekat. Persib akan melakukan rangkaian pertandingan uji coba, tapi harus didukung dengan kondisi fisik prima. “Melihat hasil, saya puas. Tapi jika penilaian dari permainan, jelas tidak puas,” ujarnya.

Iurie mengatakan, dengan kondisi fisik seperti ini, Persib akan sulit bersaing di kompetisi. Ia telah membuat program latihan di pasir pantai untuk meningkatkan fisik pemain.

“Saya tidak mengerti dengan situasi seperti ini. Motivasi hanya ada sedikit, fisik lemah. Pemain hanya lihat bola, bukan lawan. Semua masih harus kerja keras jika ingin meraih juara,” ujarnya.

Monoton

Persib unggul lebih dahulu melalui sundulan Christian Bekamenga pada menit ke-4 setelah menerima umpan dari Redouane Barkaoui. Namun, sesudah itu, permainan Persib bukan tambah membaik, tapi menjadi monoton. Lini tengah yang ditempati Yaris Riyadi (kanan), Lorenzo Cabanas, Suwita Pata, Cucu Hidayat, Salim Alaydrus (kiri) sering salah pengertian, sehingga lini vital ini menjadi kropos.

Serangan dari tengah juga tidak berjalan dengan baik, karena umpan-umpannya mudah dipatahkan atau tidak tepat sasaran. Saat Salim yang sering melakukan aksi solo run dengan melakukan dribbling, rekan-rekannya lebih banyak diam karena masih belum tahu apa yang harus mereka lakukan.

Di lini belakang, trio Patricio Jimenez, Nova Arianto, dan Nyeck Nyobe mudah ditembus Tantan dkk. Nyeck beberapa kali mudah dilewati striker Koto Ekoka. Begitu juga dengan Patricio selalu kalah adu sprint dengan Tantan. Patricio sebenarnya masih mengalami cedera otot paha, namun tetap dipaksakan main.

Gol balasan Persikab menit ke-25 oleh Koto karena tidak disiplinnya pemain belakang Persib dalam menjaga lawan. Ia dengan bebas menyundul bola tanpa ada kawalan. Beruntung satu menit menjelang bubaran, tendangan kontrasalto Bekamenga mengubah skor menjadi 2-1.

Sementara itu, Pelatih Persikab Sartono Anwar mengaku puas dengan penampilan anak asuhannya kendati mereka lengah pada menit-menit terakhir. Secara khusus, ia memuji penampilan anak asuhannya yang sudah tampil maksimal dan bisa mengimbangi permainan Persib.

“Pemain-pemain kami hebat. Secara penampilan, saya bangga dengan mereka. Saya menilai, permainan Persikab masih bisa terus berkembang menghadapi kompetisi mendatang. Hasil ini setidaknya bisa meningkatkan moral mereka,” kata Sartono

PIKIRAN RAKYAT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: