Adjat: “Bentuk Tim Pelapis Persib”


Mulai sekarang, manajemen Persib sudah harus membentuk tim B atau tim bayangan sebagai pelapis tim senior pada Kompetisi 2007. Pembentukan tim B ini bermaterikan pemain hasil pembinaan sendiri dari gabungan tim Persib U-18 dan U-23.

Hal itu dikatakan mantan striker Persib, Adjat Sudrajat di Lapangan Sepak Bola Garuda (YWKA), Jln. Elang Cibereum Bandung, Minggu (26/11) pagi.

Pemain dari dua tim kelompok usia ini, lanjut Adjat, mengikuti proses seleksi ketat untuk bergabung di tim B. Mereka mendapat program latihan secara kontinu dan sewaktu-waktu bisa masuk tim senior pada masa transfer window paruh Kompetisi 2007 atau untuk persiapan Kompetisi 2008. “Hal ini harus dilakukan dari sekarang sehingga pada saat memasuki Kompetisi 2008, Persib tidak kehilangan stok pemain,” ujarnya.Ketua Umum Persib, H. Dada Rosada dari awal sudah mencanangkan pada Kompetisi 2008, Persib akan memaksimalkan pemain lokal hasil binaan sendiri. Persib sebenarnya sudah memiliki bibit pemain dari tim U-18 dan U-23. Bahkan mereka sudah menorehkan prestasi nasional pada tahun ini. Persib U-18 juara nasional, sedangkan Persib U-23 menjadi runner-up.

Adjat mengingatkan pembinaan pemain tidak bisa dilakukan secara instan. Untuk membentuk karakter pemain yang siap berlaga di kompetisi, membutuhkan waktu lama dan prosesnya cukup berliku. Karena itu, untuk mendukung suksesnya program dari kepengurusan Persib saat ini bahwa 2008 akan menggunakan kekuatan pemain lokal, harus dilakukan pembinaan dari sekarang.

“Saya sangat mendukung program dari pengurus Persib. Tapi, pemainnya harus dipersiapkan dari sekarang. Jika disiapkannya hanya enam bulan, percuma saja. Mereka masih muda dan butuh pengalaman. Karenanya, untuk mematangkan mereka, proses latihannya cukup lama,” ujarnya.

Menurut Adjat, jika tim B sudah terbentuk, mereka harus lebih sering melakukan pertandingan uji coba. Mereka bisa menjadi mitra tanding tim Persib senior atau peserta liga lainnya. Selain itu, tim ini rutin melakukan pertandingan “tur antarkampung”.

Kendati begitu, Adjat mengingatkan para pencinta Persib. Menurutnya, saat Persib bermaterikan kekuatan lokal, jangan dibebani target juara. Semua harus bisa berlapang dada, jika prestasi Persib terpuruk hingga ke jurang degradasi. Namun, katanya, para pemain jangan divonis “bersalah”. Mereka tetap dipertahankan sehingga bisa lebih kompak dan memiliki jam terbang atau pengalaman sama.

“Munculnya generasi saya dulu, para pemain sudah bersama-sama sejak dari junior ketika masuk tim senior sehingga mereka sudah saling mengerti kelemahan dan kelebihan tiap pemain. Ketika di tim senior sudah solid,” ujarnya.

Kerja sama

Asisten Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman mengatakan, program latihan Persib saat ini lebih fokus pada peningkatan kerja sama dengan pola 4-4-2 atau 3-5-2. Latihan kerja sama ini juga dalam persiapan menghadapi Selangor FC dari Malaysia di Stadion Siliwangi Bandung pada 6 Desember mendatang. Pada Senin (27/11) Persib akan berlatih sekali di Lapangan UPI Bandung pukul 14.00 WIB. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: