Bekamenga, Pemain Termahal Persib


PEMAIN Persib saat mengikuti latihan fisik
di Jayagiri Lembang, Minggu (15/11) lalu. Ketua Harian Panitia Anggaran DPRD Kota Bandung
Lia Nurhambali, menyatakan anggaran sebesar Rp 15 miliar dari APBD untuk Persib sebaiknya
diikuti dengan kontrak prestasi.*
IRFAN SURYADIREJA/"PR"

Striker asal Kamerun, Christian Bekamenga menjadi pemain termahal Persib Bandung pada Liga Indonesia (LI) XIII/2007 dengan nilai kontrak Rp 1,1 miliar. Sedangkan untuk pemain lokal, Nova Arianto dan Bayu Sutha menjadi yang termahal dengan nilai kontrak Rp 750 juta.

Besaran nilai kontrak pemain Persib tersebut terungkap dari rincian data nilai kontrak yang diperoleh “GM” dari Panitia Anggaran (Panggar) DPRD Kota Bandung, Senin (20/11). “Warga Kota Bandung harus mengetahui nilai kontrak pemain Persib dan memiliki hak untuk meminta pertanggungjawabannya,” ujar Ketua Harian Panggar DPRD Kota Bandung, Lia Noer Hambali di Gedung DPRD Kota Bandung, Jln. Aceh Bandung, Senin (20/11).

Berdasarkan rincian yang dimiliki Panggar DPRD Kota Bandung, dua pemain asing lainnya, Patricio Jimenez Diaz (Cile) dan Lorenzo Cabanas (Paraguay) dihargai dengan nilai kontrak Rp 1 miliar. Sedangkan Redoaune Barkaoui (Maroko) Rp 850 juta dan Nyeck Nyobe Georges Clement (Kamerun) nilai kontraknya Rp 600 juta.

Untuk jajaran pemain lokal, selain Nova dan Bayu, pemain lain yang nilai kontraknya di atas Rp 500 juta adalah Zaenal Arief (Rp 700 juta), Salim Al-Idrus (Rp 650 juta), Tema Mursadad (Rp 600 juta), Sonny Kurniawan (Rp 525 juta), Suwita Pata, Erik Setiawan, dan Eka Ramdani (Rp 500 juta). Sedangkan pemain lain berada di kisaran antara Rp 250 juta hingga Rp 350 juta.

Dari data yang dimiliki panggar, sejumlah pemain juga sudah menerima uang muka yang jumlahnya bervariasi, antara Rp 10 juta hingga Rp 354 juta. Secara keseluruhan, untuk belanja pemain, yaitu untuk kontrak dan gaji selama satu musim, Persib membutuhkan dana Rp 13,275 miliar.

Pertanggungjawaban

Dalam kesempatan itu, Lia Nur Hambali kembali menegaskan perlu adanya kontrak prestasi terhadap para pemain Persib. Menurutnya, kontrak prestasi tersebut selain untuk memberi jaminan kepada Pemkot Bandung atas dana yang telah dikeluarkan, juga akan menjadi pertanggungjawaban kepada masyarakat karena dana yang dipakai untuk Persib adalah uang rakyat.

Dikatakannya, jika di kemudian hari ternyata antara nilai kontrak dengan prestasi bertolak belakang, maka perlu dipikirkan untuk tidak lagi menggunakan para pemain tersebut. “Bila memungkinkan, pergunakan saja pemain lokal hasil binaan Persib,” katanya.

Sementara itu, seorang anggota DPRD Kota Bandung yang enggan disebutkan namanya, merasa keberatan dengan besarnya anggaran Persib yang diambil dari APBD. Menurutnya, jumlah Rp 15 miliar yang diajukan terlalu besar jika dibandingkan dengan anggaran pembangunan lainnya. “Susah-susah mengumpulkan uang, eh dikasihkan ke orang luar Bandung (pemain asing, red),” katanya.

Karena itu, katanya, sangat wajar kalau Persib dinilai sangat memberatkan APBD 2007. “Coba kalau dialokasikan untuk kebutuhan yang lain,” katanya.

Sementara itu, bocornya daftar nilai kontrak dan gaji pemain Persib itu belum mendapatkan tanggapan dari manajemen Persib. Manajer Persib, H. Yossi Irianto juga belum menyampaikan tanggapannya. Namun sebelumnya, Yossi sempat mengatakan kalau nilai kontrak dan gaji pemain ini sengaja tidak diumumkan kepada publik karena bisa menimbulkan kecemburuan di antara para pemain yang dikhawatirkan bakal mengganggu kekompakan tim dalam pertandingan.

GALAMEDIA

Photo:
PIKIRAN RAKYAT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: