Bantuan untuk Persib Rp 15 Miliar


Keinginan Persib untuk mendapatkan 60 persen kebutuhannya dari dari APBD Kota Bandung tampaknya akan menjadi kenyataan. Dalam Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Bandung 2007 yang telah ditandatangani Wali Kota Bandung, Dada Rosada, Sabtu (18/11) tercantum dana untuk Persib sebesar Rp 15 miliar.

Kendati demikian, besarnya jumlah bantuan tersebut mengundang beberapa fraksi untuk memberikan catatan mengenai komitmen pertanggungjawaban pihak manajemen Persib. Salah satunya seperti yang diungkapkan Ketua Harian Panitia Anggaran (Panggar) DPRD Kota Bandung, Lia Nur Hambali yang dihubungi via telefon Minggu (19/11) malam.

“Pada pertemuan antara pihak manajemen Persib dengan Panggar DPRD Kota Bandung Kamis (16/11) yang lalu, mereka memang meminta 60 persen dari Rp 23 miliar yang menjadi kebutuhan mereka tahun depan dipenuhi dari APBD,” katanya.

Di dalam rapat tersebut, lanjut Lia, pihak manajemen menyebutkan jika Persib diharapkan kemenangannya pada kompetisi tahun 2007, maka harus didukung oleh dana yang tidak sedikit. “Oleh karena itu, kami minta komitmen dari mereka juga. Sebab, dana yang dikeluarkan bukan dana yang sedikit,” ujarnya.

PPAS tersebut memang belum final dan masih akan dibahas lagi dalam rapat paripurna yang akan berlangsung hari ini, Senin (20/11) untuk disusun dalam nota keuangan.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Lia menegaskan, jika manajemen Persib menginginkan dana yang besar dari APBD Kota Bandung 2007, idealnya mereka harus menyetujui adanya kontrak prestasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Kontrak prestasi tersebut selain untuk memberi jaminan kepada Pemkot Bandung atas dana yang telah dikeluarkan, lanjut Lia, juga menjadi pertanggungjawaban moral kepada masyarakat karena dana yang dipakai untuk Persib adalah uang rakyat.

PKS sepakat

Menanggapi kontrak prestasi yang diusulkan Lia, Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Arif Ramdani menyatakan, sepakat dengan adanya kontrak tersebut. “Kami sepakat bahwa harus ada komitmen yang jelas dari pihak manajemen Persib ketika mendapat dana yang besar dari APBD Kota Bandung. Walaupun pada dasarnya, kami berharap dana yang dialokasikan untuk Persib tidaklah sebesar itu,” ucapnya.

Berkaca dari pengalaman selama ini, Arif mengemukakan, dana yang dikeluarkan untuk Persib yang diambil dari pos bantuan tersebut tidak pernah ada mekanisme pertanggungjawaban yang jelas. “Biasanya bentuk pertanggungjawaban tidak pernah dirinci. Padahal, seharusnya dijelaskan juga ke mana saja uang tersebut digunakan. Kalau memang nominal yang dikeluarkan tahun lalu kurang dan perlu penambahan, harus dijelaskan juga untuk apa dan ke mana akan dialokasikan,” ucapnya menandaskan.

PIKIRAN RAKYAT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: