Persib “Hanya” Menang 4-2 Atas Jatira FC


PEMAIN Persib, Sonny Kurniawan diganjal
pemain PS Jatira pada pertandingan uji coba di Lapangan Sepak Bola UPI Bandung, Jumat
(17/11). Persib mengalahkan Jatira dengan skor 4-2.*
M. GELORA
SAPTA/"PR"

Kendati bisa meraih kemenangan 4-2 atas Jatira FC pada pertandingan uji coba di Stadion Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jln. Dr. Setiabudhi Bandung, Jumat (17/11), namun pola 4-4-2 yang mulai diterapkan pelatih Arcan Iurie Anatolievici masih harus terus diasah. Pasalnya, skema permainan yang baru diterapkan Persib itu masih belum optimal.

Paling tidak, penilaian tersebut disampaikan Iurie dan Asisten Manajer Bidang Teknik Persib, Adeng Hudaya, usai pertandingan. “Kalau ditanya puas atau tidak, saya pasti jawab ada yang sudah puas dan ada yang tidak. Yang pasti, kita tidak mencari hasil akhir dari pertandingan ini. Karena, ini merupakan bagian dari proses evaluasi hasil pemusatan latihan yang harus terus dibenahi,” kata Iurie.

Iurie mengakui, penampilan anak asuhnya masih belum optimal. Selain karena baru memakai pola baru, para pemainnya pun masih kelelahan akibat latihan keras, terutama penggenjotan fisik selama masa pemusatan latihan di Lembang, Kab. Bandung.

Senada dengan Iurie, Adeng mengatakan, karena merupakan pola baru, sangat wajar kalau penerapan skema 4-4-2 belum optimal dijalankan para pemain Persib. “Kalau saya nilai, penerapan pola 4-4-2 baru mencapai 75%. Saya melihat masih ada pemain yang bingung dengan pola ini,” kata Adeng.

Karena itu, Adeng sepakat kalau penerapan pola ini masih harus diasah. “Dengan demikian, seluruh pemain bisa memahami dengan baik pola ini dan pengertian antarpemain pun bisa terus ditingkatkan,” ujarnya.

Kendati demikian, dalam kesempatan itu, Adeng sempat melontarkan pujian terhadap beberapa pemain anyar Persib seperti Nova Arianto, Lorenzo Cabanas, Nyeck Nyobe Georges Clement, dan Patricio Jimenez.

Semua dicoba Kecuali Erik Setiawan yang mengalami cedera, pada pertandingan yang disaksikan ribuan bobotoh yang memadati Stadion UPI itu, Iurie mencoba seluruh pemainnya untuk memahami pola baru yang diterapkannya. Pada babak pertama, pelatih asal Moldova itu menurunkan formasi Cecep Supriatna (kiper), Patricio Jimenez Diaz, Nyeck Nyobe Georges Clement, Nova Arianto, Edi Hafid (belakang), Salim Al-Idrus, Lorenzo Cabanas, Suwita Pata, Yaris Riyadi (tengah) serta duet striker Redouane Barkaoui dan Dicki Firasat.

Pada babak kedua, Iurie melakukan sedikit perubahan formasi. Dicki ditarik dan digantikan Sonny Kurniawan, Cabanas didorong ke depan mendampingi Barkaoui. Kemudian di sektor belakang, Aji Nurpijal dimasukkan menggantikan Edi Hafid, dan Edi Kurnia menggantikan Cecep Supriatna. Selanjutnya, Gilang Angga Kusumah masuk menggantikan Yaris Riyadi, dan Cucu Hidayat menggantikan Suwita.

Dalam pertandingan ini, Persib sempat tertinggal lebih dulu dari Jatira ketika pertandingan baru berjalan sembilan menit, lewat gol pemain asing, Plasil. Namun, Persib membalas dengan empat gol yang dicetak Dicki pada menit 11, Nyeck Nyobe menit ke-29 lewat titik penalti, Nova Arianto menit ke-47, dan Cabanas menit ke-73 lewat titik penalti. Jatira memperkecil keinggalan lewat gol striker yang pernah ikut seleksi di Persib, Kotto Ekoka.

GALAMEDIA

Photo:
PIKIRAN RAKYAT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: