Robby, Djadjang, Jadi Pemain?


JANGAN kaget, belakangan ini, tiga asisten pelatih Persib, Robby Darwis, Djadjang Nurdjaman, dan Anwar Sanusi, giat berlatih bersama pemain. Mereka ikut bergabung dengan pemain melakukan pemanasan sambil lari mengintari lapangan. Begitu juga saat pemain digenjot sesi materi cukup berat seperti lari cepat jarak jauh, mereka mengikutinya.

Akh…, sebenarnya Robby, Djadjang, dan Anwar hanya ikut berlatih untuk menjaga kebugaran. Apalagi, total jumlah pemain yang sedang ikut latihan setelah Idulfitri hanya 12 orang. Tapi, “keseriusan” mereka berlatih memunculkan joke. Trio asisten pelatih itu akan ikut didaftarkan ke PSSI merangkap sebagai pemain. Bisa jadi, jika joke itu benar adanya, akan menjadi sejarah dalam kompetisi sepak bola Liga Indonesia, asisten pelatih merangkap pemain.

Rangkap profesi ini, antara lain pernah terjadi di Liga Inggris. Saat itu, pelatih Chelsea, Ruud Gullit dan Gianluca Viali merangkap jadi pemain. Tapi, mereka jarang main penuh selama 90 menit. Mereka lebih sering masuk lapangan sebagai pemain pengganti.

Mungkinkah Robby, Djadjang, dan Anwar mengikuti jejak Gullit dan Viali? Akh…. lagi-lagi itu hanya joke.

Tapi, jika melihat jumlah pemain yang terbatas, tenaga mereka benar-benar dibutuhkan saat latihan teknik. Misalnya, untuk main 4-2 atau game ukuran lapangan kecil. Atau mereka dilibatkan sebagai pemain, bisa sebagai cadangan antisipasi pemain yang dibidik tidak jadi datang. Sebab, sampai saat ini masih menjadi teka-teki kepastian waktu pemain bidikan ikut latihan.

Robby mengatakan siap jika memang tenaganya masih dibutuhkan. Tapi, dia meminta syarat. “Paling untuk main 20 menit terakhir babak kedua,” ujar Robby sambil tertawa lebar. “Lebih dari 20 menit, fisik berat. Maklumlah, usia sudah tidak muda,” ujarnya.

Djadjang juga menyatakan kesiapannya. Untuk main beberapa menit, tidak menjadi persoalan. “Tapi, kontraknya harus jadi dobel,” ujarnya dengan nada bercanda. Lain lagi dengan Anwar. Ia hanya siap menjadi kiper ke-4 Persib.

Sesuai dengan ketentuan, setiap klub maksimal bisa mendaftarkan 30 pemain. Persib rencananya mendaftarkan 22-23 pemain. Jadi sisa tujuh yang kosong bisa diisi mereka. Ya… ini sebagai antisipasi pengalaman LI 2006 saat melawan Persitara di Cilegon. Saat itu, pemain yang siap terbatas karena banyak yang absen akibat cedera dan akumulasi kartu kuning.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: