Wita, Cecep, Yaris atau Patricio?


LIGA Indonesia (LI) XIII/2007 memang rencananya baru akan bergulir Februari mendatang. Tapi, setelah kerangka tim Persib Bandung hampir terbentuk, rasanya menarik juga untuk mulai memanaskan bursa kapten tim Persib. Sebab, bagaimanapun seorang kapten sangat berperan dalam mengangkat performa tim di lapangan.

Lalu, dari 21 nama pemain yang sudah diklaim bakal memperkuat Persib pada LI XIII/2007, siapa pemain yang paling pantas mengenakan ban kapten?

Sejauh ini, tim pelatih belum berani membicarakannya, dengan alasan kompetisi masih jauh. Tapi, Asisten Manajer Bidang Teknik, Adeng Hudaya yang kebetulan mantan kapten Persib di era ’80-an sudah mengungkapkan beberapa kriteria calon kapten.

Menurut Adeng, seorang pemain layak dijadikan pemimpin di lapangan kalau memiliki kharisma di antara rekan-rekannya. “Dengan kharisma yang dimilikinya, pemain yang bersangkutan pasti memiliki kemampuan memimpin rekan-rekannya di lapangan. Jadi, seorang kapten tidak harus merupakan pemain senior. Soal kemampuan secara teknis, jelas harus dimiliki karena kapten harus merupakan pemain utama yang akan main sepanjang musim,” kata Adeng.

Khusus untuk kapten tim Persib, Adeng mengharapkan, kalau bisa pemain yang dipilih adalah orang Bandung.

Tiga nama

Melihat kriteria terakhir yang disampaikan Adeng, tiga nama muncul menjadi kandidat. Ketiganya adalah Suwita Pata, Yaris Riyadi, dan Cecep Supriatna. Meski Adeng mengatakan tidak perlu pemain senior, namun tiga ikon Persib itu rasanya pantas untuk diberi kesempatan menjadi kapten.

Dari tiga nama pemain tersebut, Wita paling berpeluang. Sebab, sebelumnya, gelandang yang musim lalu membela PSIS Semarang ini pernah merasakan beratnya menjadi kapten. Pada LI XI/2005, ketika Dadang Hidayat harus absen, pelatih Indra M. Thohir biasanya memberikan ban kapten kepada Wita.

Selain Wita, pemain lain yang pernah memegang ban kapten adalah Cecep. Namun, karena emosinya yang terkadang meledak-ledak, sangat tipis peluang Cecep untuk jadi kapten. Apalagi, posisinya sebagai penjaga gawang utama pun masih dalam tanda tanya besar.

Kalaupun ada pesaing Wita, itu datangnya dari pemain asing. Dia adalah Patricio Jimenez Diaz. Pada musim lalu, ketika membela Sriwijaya FC, hampir sepanjang musim, Patricio mengenakan ban kapten.

Dari:

Photobucket - Video and Image Hosting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: