MENUNGGU JURUS PAMUNGKAS IURIE


TUGAS Arcan Iurie di Persib Bandung Liga Indonesia XIII sungguh bukan perkara enteng. Tahun ini Iurie punya tugas berat di Persib, jauh lebih berat dibanding tahun sebelumnya. Bagaimana tidak berat, pelatih asal Moldova ini harus bisa membawa Persib menjuarai Liga Indonesia XIII seperti yang ditargetkan Ketua Umum Persib, H Dada Rosada.

‘Kita sudah dua belas tahun tanpa gelar juara. Bila Persib junior bisa juara, kenapa Persib senior tidak,’ begitu kata Dada dalam satu kesempatan.

Menggapai gelar juara jelas bukan perkara gampang. Kenyataan ini bahkan secara terbuka diakui Iurie. Namun sebagai profesional, Iurie menyatakan kesiapannya untuk mengantarkan Persib ke tangga juara nasional seperti diimpikan banyak orang bertahun-tahun.

‘Persib tahun ini harus juara. Ini bukan pekerjaan mudah. Tapi saya bertekad mewujudkannya,’ janji Iurie saat menyaksikan pemain-pemainnya bermain coccer coop, dua hari lalu di Kiaracondong.

Namun Iurie buru-buru menambahkan, untuk bisa mewujudkan mimpi jadi juara, dirinya tidak mungkin bekerja sendiri.

Iurie mengaku sangat butuh sokongan penuh dari berbagai pihak, terutama dari pemain-pemain yang direkomendasikan dan dengan mulus telah diboyong manajemen. ‘Agar Persib juara, kita semua harus bekerja keras,’ ajak Iurie.

Iurie nampaknya perlu mengingatkan
semua pihak di tim Persib untuk bekerja keras. Tanpa kerja keras dan kesamaan komitmen untuk menjadi yang terbaik, nampaknya nama-nama besar yang bergabung di Persib nampaknya akan sia-sia.

Namun dengan mengajak kerja keras kepada semua pihak, bukan berarti tugas Iurie tuntas sudah. Sebagai pelatih kepala, Iurie tetap harus menunjukkan kualitasnya. Iurie harus bisa meramu kemampuan pemain yang ada jadi tim yang solid dan berkualitas. Ada atau tidak pemain bintang, jejak Iurie sebagai seorang pelatih akan terbaca sekaligus dibaca dari tim yang dibentuknya di setiap pertandingan.

Bila dengan komposisi pemain seperti sekarang, Persib masih jadi sasaran empuk lawan untuk berburu gol, nampaknya Iurie teu kaci (tidak bisa, red) berkilah dengan menjadikan pemain sebagai kambing hitam. Bukankah dua belas pemain mantan LI XII, sekarang murni hasil rekomendasi (baca: hasil pilihan Iurie dkk di tim pelatih Persib.

Kita semua memang tidak berharap Persib kembali mengulang nasib buruk seperti tahun lalu. Tapi untuk itu jelas, Iurie bersama para asistennya harus bisa menunjukkan tajinya sebagai arsitek tim.

Bekerja keras jelas baik, tapi tidak bisa dijadikan satusatunya jurus untuk jadi juara. Jurus pamungkasnya, Iurie harus menyulap Persib sebagai tim yang tangguh dari segi kualitas. Ini penting karena tim-tim pesaing Persib, sebut saja Persik Kediri, terbukti sudah melakukan banyak pembenahan.

Dari:
Photobucket - Video and Image Hosting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: