Jangan Hanya Berdasarkan Data


Photobucket - Video and Image Hosting

SEJUMLAH pemain Persib Bandung bersiap-siap melakukan tendangan umpan menyilang di depan puluhan ”bobotoh” yang menyaksikan sesi latihan di Lapangan Futsal Pro Duta Mekar Wangi Bandung, Selasa (10/10).*M. GELORA SAPTA/”PR”

Direktur teknik Persib, Risnandar Soendoro, mengingatkan dalam perekrutan pemain asing sebaiknya melihat langsung penampilan di lapangan, tidak berdasarkan data prestasi saja. Pernyataan Risnandar ini terkait dengan perekrutan pemain asing asal Kamerun dari klub Negeri Sembilan Naza, Christian Beckamenga Beckamengo.

“Kalau melihat data prestasi, dia pemain berkualitas dan haus gol. Tapi, dari Persib apakah ada yang sudah menyaksikan penampilan dia? Kalau ada, sangat bagus, sehingga kualitasnya benar-benar terjamin dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Risnandar di Sekretariat Persib, Jln. Gurame Bandung, Selasa (10/10).

Risnandar sebenarnya menyimpan kekhawatiran soal perekrutan ini. Menurut dia, atmosfer kompetisi di Malaysia dan Indonesia jauh berbeda. Di Malaysia, iklim kompetisi sudah profesional, namun secara kualitas pemain yang berlaga di kompetisi, tidak lebih baik dari Indonesia, dan cenderung masih di bawah pemain Indonesia. Misalnya, pemain Indonesia ada yang berlaga di Malaysia, dan prestasi timnas Malaysia juga masih di bawah Indonesia.

Dalam iklim profesional, kualitas sarana dan prasarana sudah terjamin baik. Sebaliknya, di Indonesia kondisinya masih di bawah Malaysia. “Situasi dan kondisi yang berbeda ini dikhawatirkan membuat mental pemain ikut terpengaruh. Karena itu, harus ada yang memberikan pengertian kepada pemain bersangkutan atmosfer kompetisi di Indonesia sangat keras,” ujarnya.

Dalam sejarah kompetisi Liga Indonesia, sebenarnya sudah ada beberapa kasus pemain asing yang dinilai berkualitas, tapi performance-nya buruk ketika berlaga di Liga Indonesia. Misalnya, Frank Seator, pemain asal Kamerun yang cukup menonjol di Kompetisi Malaysia 2005. Setahun kemudian direkrut Persija, namun penampilannya justru makin menurun.

Di lain pihak, iklim sepak bola di Indonesia terkenal keras dan terkadang menjurus kasar. Kondisi ini sangat ditakuti pemain-pemain asing yang memiliki kualitas baik, dan sudah terbiasa berlaga di iklim kompetisi profesional murni.

Pelatih Arcan Iurie Anatolievici, menegaskan akan tetap menyeleksi Beckamenga karena dia belum tahu kualitas permainan pemain asal Kamerun itu. “Jika kualitas dia bagus, silakan masuk Persib. Tapi, jika masih di bawah Roger Batoum dan Emaleu Serge, mohon maaf saja,” ujarnya.

Dari:

Photobucket - Video and Image Hosting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: