Iurie Lebih Suka yang Pernah di LI


Photobucket - Video and Image Hosting

GELANDANG serang Persib, Salim Alaydrus didampingi asisten pelatih, Robby Darwis melakukan latihan ”bench press” di Pusat Kebugaran Kompleks Batununggal Bandung, Rabu (4/10). Pemain Persib melakukan latihan aerobik dan ”fitness” untuk menjaga kebugaran tubuh.*IRFAN SURYADIREJA/”PR”

Pelatih Persib, Arcan Iurie Anatolievici, cenderung memilih striker asing yang pernah berlaga di Kompetisi Sepak Bola Liga Indonesia, untuk memenuhi kuota lima pemain asing di tim Persib. Alasannya, pemain asing yang pernah berlaga di Kompetisi Indonesia sudah mengenal karakter permainan sepak bola Indonesia, sehingga proses adaptasi tidak lama.

”Siapa pun pemainnya, lebih baik yang pernah main di kompetisi Indonesia. Pemain baru datang ke Indonesia memerlukan waktu untuk adaptasi, sedangkan di kompetisi semua harus berpikir atau konsentrasi untuk menang,” ujar Iurie disela-sela latihan aerobik dan fitness Persib, di Kompleks Batununggal Bandung, Rabu (4/10).

Badan Liga Indonesia (BLI) tidak akan mengubah jumlah kuota lima pemain asing pada Kompetisi Divisi Utama 2007. Dalam kerangka tim Persib 2007, empat pemain asing dipastikan akan bergabung. Mereka adalah libero Patricio Jimenez (Cile), stopper Nyeck Nyobe Georges Clement (Kamerun), gelandang Lorenzo Cabanas (Paraguay), dan striker Redouane Barkaoui (Maroko).

Setelah gelandang Alejandro Tobar (Cile) tidak bisa tampil karena terkena persyaratan masa edar pemain asing empat musin kompetisi, pemanfaatan jatah satu tempat lagi khusus untuk pemain posisi penyerang.

Berdasarkan rekomendasi dari tim pelatih kepada manajemen, pemain asing yang tengah dibidik adalah dari Kamerun, Emaleu Serge dan Roger Batoum. Sedangkn Serge dan Batoum masih terikat kontrak dengan Arema dan Persija. Belakangan muncul calon lagi striker Kamerun yang merumput di Malaysia asal klub Negeri Sembilan.

Iurie mengatakan Serge maupun Batoum memiliki keunggulan berbeda. Serge mobilitasnya lebih tinggi, sedangkan kelebihan Batoum adalah kemampuan teknik individunya. Naluri mencetak gol kedua pemain itu, sama baiknya.

”Saya tidak ingin terfokus pada dua pemain ini. Jika ada yang lebih baik dari mereka, silahkan datang dan ikut seleksi. Saya selalu bersikap terbuka, asal pemain yang datang berkualitas,” ujar pelatih asal Moldova ini.

Pada kompetisi 2005, Batoum membawa Persija menjadi finalis Liga Indonesia dan Copa Dji Sam Soe. Pada ajang liga, Batoum mencetak 15 gol, sedangkan di Copa 5 gol. Serge di liga mencetak 10 gol, dan 7 gol di Copa. Pada kompetisi liga 2006, Batoum mencetak 6 gol, di Copa 3 gol. Sementara Serge mencetak 9 gol masing-masing di liga dan Copa.

Setelah berhasil merekrut Sony Kurniawan untuk posisi bek sayap, Iurie mengaku masih membutuhkan tambahan pemain lain untuk posisi stopper dan striker. Kebutuhan pemain belakang itu, untuk mengisi posisi yang bakal ditinggalkan Usep Munandar. Adapun pemain di posisi striker karena Persib baru memiliki dua penyerang, yakni Barkaoui dan Dicky Firasat. Penyerang lain, Zaenal Arief kemungkinan bakal terpilih ikut dalam pelatnas jangka panjang timnas Piala Asia 2007.

Untuk posisi stopper ini, Persib tengah membidik Bayu Sutha dan Nova Arianto. Kendati begitu, belum ada satu pun dari mereka yang resmi direkrut.

Photobucket - Video and Image Hosting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: