SALIM ALAYDRUS:JANGAN SAMPAI BOLONG-BOLONG


SALIM Alaydrus sadar, bulan puasa merupakan bulan penuh berkah. Gelandang serang Persib asal Pasar Rebo Purwakarta ini tidak mau melewatkan beberapa tradisi baik yang selalu dilakukan keluarganya.

Baginya, sebagai muslim, puasa adalah suatu keharusan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi pada saat kondisi badan sehat atau tidak ada halangan berat. Apalagi ia berasal dari keluarga keturunan Arab yang religius.

‘Tarawih pun alhamdulillah hingga saat ini nggak pernah ada yang bolong dan saya juga berharap jangan sampai bolong-bolong. Untungnya kebiasaan di lingkungan rumah di daerah tempat tinggal saya pun cukup mendukung untuk selalu terbiasa memelihara puasa dan juga amal ibadah lainnya,’ kata Salim.

Suasana bulan puasa di lingkungan rumahnya pun dirasakan lebih semarak dari bulan-bulan lainnya. ‘Usai salat tarawih para pemuda di daerah sekitar tempat tinggal Salim masih banyak yang menyempatkan diri untuk bertadarus di mesjid hingga pukul setengah dua belas malam. ‘Saya sesekali suka ikut ngumpul juga,’ sambungnya.

Meski dalam kondisi puasa, pemain yang lebih memilih menjaga orang tua yang sedang sakit parah daripada melanjutkan kariernya di Timnas ini tetap melakukan latihan sendiri untuk menjaga kondisi fisiknya. Namun porsi latihan ini diatur menjadi lebih ringan dari biasanya agar jangan sampai membatalkan puasa.

‘Saat libur di rumah, biasanya saya melakukan latihan di Stadion Purwakarta sekitar jam setengah lima sore. Sekalian ngabuburit lah,’ sambungnya.

Dalam hal makanan, bulan puasa juga biasanya menghadirkan berbagai hidangan khas yang biasanya jarang ditemui di bulan-bulan lainnya. ‘Salah satu makanan yang biasanya ada di bulan puasa adalah kurma karena ada hadisnya kalau makan kurma itu disunahkan pada saat berbuka puasa,’ ujar Salim.

Sedangkan dalam hal minuman, Salim lebih menggemari es shanghai, yaitu minuman segar yang dicampur es dan campuran bermacam buah-buahan. ‘Es shanghai ini memang baru beberapa tahun ada. Rasanya lumayan enak dan juga segar,’ katanya.(Tribun Jabar)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: