SETELAH melakukan tindakan indisipliner dan dipecat dari skuad “Merah Putih” di putaran final Piala Asia 2007, banyak orang menilai, pintu tim nasional akan sulit terbuka kembali untuk Zaenal Arief. Pasalnya selain membuat kecewa pelatih Ivan Kolev, tindakan indisipliner, plus kebohongan publik Arief telah melukai sejumlah pejabat teras PSSI.
Kendati demikian, pemain kelahiran Cikajang, Garut, 26 tahun silam itu ternyata punya keinginan kuat untuk kembali ke timnas. “Saya sudah menyampaikan permintaan maaf kepada semua orang dan publik sepak bola Indonesia secara resmi. Soalnya setelah menjalani hukuman skorsing, saya ma-sih ingin membela tim nasional,” kata Arief, usai mengikuti sesi latihan sore di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (25/7).
Bagi Arief, keinginannya untuk kembali berkostum timnas terasa sangat kuat. “Karier sepak bola saya tidak boleh berhenti. Sebab, hanya itulah keahlian saya. Saya tidak punya keahlian di bidang lain. Karena itu, saya harus tetap berlatih keras untuk menjaga penampilan saya,” katanya.
Tetap diburu
Kendati namanya sempat tercoreng oleh tindakan indisipliner yang dilakukannya, namun Arief tetaplah seorang bintang. Puluhan bobotoh yang menyaksikan latihan pertama Arief bersama Persib masih menyambutnya dengan hangat. Bahkan ketika sesi latihan berakhir, puluhan bobotoh tetap menyerbunya, baik untuk meminta tanda tangan, foto bareng atau menyampaikan keprihatinan atas skorsing yang diterimanya.
“Sekali lagi, buat bobotoh, saya mohon maaf atas kekhilafan saya. Selama ini bobotoh selalu men-support saya,” katanya.















Juli 28, 2007 pukul 4:01 pm
ga pa pa yg penting arif tetap yang terbaik
Juli 28, 2007 pukul 4:02 pm
ga papa yang penting arif tetap yang terbaik
Juli 28, 2007 pukul 4:04 pm
Persib kalo bisa saya minta no email atau hpnya zainal arif donk.
Juli 28, 2007 pukul 4:20 pm
kalo saya dikasih emailnya arif kirim ya ke Nurul_170184@yahoo.co.id atau ke hp 085213093257