Kendati sangat membutuhkannya untuk mencuri gol pada saat menghadapi Persijap Jepara pada leg pertama babak “32 Besar” Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) 2007 di Stadion Kamal Junaidi Jepara, Jumat (15/6), namun tim pelatih Persib Bandung sepertinya harus sudah melupakan nama Christian Bekamenga. Pasalnya, striker Persib asal Kamerun itu hatinya sudah bulat lebih memilih tetap terbang ke Kamerun untuk memperkuat tim nasional negaranya dalam sebuah turnamen internasional di Afrika Selatan.

Hingga semalam atau sekitar 8 jam sebelum keberangkatan rombongan Persib ke Jepara, belum ada keputusan pasti apakah manajemen tim mengizinkan Bekamenga memperkuat negaranya atau tidak. Tim pelatih Persib pun ternyata tidak berani memutuskan sendiri soal nasib Bekamenga. “Keputusan tim pelatih sebenarnya sudah ada. Tapi, Iurie takut salah sehingga menyerahkan segala keputusan soal Bekamenga kepada manajemen tim,” kata Asisten Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman di Wisma Dharma Bhakti, Jln. Bali Bandung, Selasa (12/6).
Ketika disodorkan pilihan sebaiknya Persib melupakan Bekamenga karena masih memilik Redouane Barkaoui dan Dicky Firasat, Djadjang hanya menjawabnya dengan senyum. “Pokoknya, kita butuh Bekamenga dalam pertandingan ini,” jawabnya singkat.
Pelatih Arcan Iurie Anatolievici juga terlihat sangat galau dengan persoalan Bekamenga ini. Apalagi, jawaban berupa keputusan resmi dari manajemen tim juga tak kunjung datang. “Kemarin, saya pernah kasih marah sama kamu (”GM”, red). Sekarang, kamu tahu kan posisi saya,” kata pelatih asal Moldova ini.
Dalam kesempatan itu, Iurie pun mengakui kalau persoalan Bekamenga ini sangat memusingkan dan membuatnya terjebak dalam sebuah dilema. “Sekarang, kita tunggu saja keputusan manajemen,” katanya, pasrah.
Turnamen penting
Sementara itu, Bekamenga tetap ngotot untuk berangkat memperkuat tim nasionalnya. Bahkan, ia sudah menjadwalkan keberangkatannya, Kamis (14/6). Menurut Bekamenga, ia harus membela tim nasionalnya karena dalam turnamen ini pelatih tim nasional Kamerun akan mempertimbangkannya untuk terus bertahan di tim nasional.
“Saya ingin main terus di tim nasional hingga Beijing (tuan rumah Olimpiade 2008, red). Karena itu, saya harus tetap main. Kalau saya main di Beijing ini akan sangat bagus juga buat nama Persib. Media akan menulis, striker Persib tampil di Olimpiade Cina,” katanya.
Beka mengatakan, jika tidak terlalu penting untuk masa depannya di tim nasional, ia bisa meminta untuk tidak memenuhi panggilan itu, seperti halnya ketika tim nasional Kamerun melawan Guinea beberapa waktu lalu.














Juni 13, 2007 pukul 5:29 pm
jigana mah persib kudu geura2 milarian hiji/dua striker deui….
Juni 13, 2007 pukul 6:25 pm
Ass, Biarin aja beka pulang ke negaranya untuk mewujudkan ambisinya menjadi pemain internationl, kalaupun dipaksakan main di jepara tdk akan optimal, karena hatinya tidak full. Sikap beka harus di contoh ama pemain Persib karena punya ambisi dan impian untuk jadi pemain top. Tidak kayak pemain Liga Indonesia yang merasa sudah puas di level Liga Indonesia. Untuk pemain Persib selamat bertanding hari jum’at di Jepara semoga menang minimal 1 nol. Oke
Juni 14, 2007 pukul 8:27 am
keun wae si beka ka kamerun,bener ceuk manehna mun manehna maen di olimpiade
ngaran persib harum,engkena bisa dipikasieun ku lawan,,,,,,,,,,biarkan beka ke kamerun mang yossi………..
Juli 18, 2008 pukul 9:59 pm
keun weh c beka mah jalema korupsi
jeung c jajang nya oge jadi penghianat okkkkk
namun c jajang asup persib deui ulah di tarima bet saha jd penghianat
okkkkk
ieu d ainks c pendukung sejati thea
Juli 18, 2008 pukul 10:00 pm
fuck the jack and djajang anjink
Juli 18, 2008 pukul 10:14 pm
slm knl ka barudakx viking aing pendukung persib tp barudak namun s ja2ngasup deui ka
persib deui ulah daek di terima geus jd penghianat ok
Juli 18, 2008 pukul 10:28 pm
persib ku bela sampai mati
Juli 18, 2008 pukul 10:34 pm
viking anjinkkkkkkkkkkkkk
hiduppp persija