Faktor nonteknis seperti dukungan penonton biasanya menjadi salah satu penentu kemenangan tim ketika bertanding. Namun, menghadapi tim kuat Sriwijaya FC di Palembang, 4 Maret, sepertinya Persib bisa sedikit bernapas lega.
Menurut Pelatih Fisik Persib, Dino Sefriyanto yang menangani fisik pemain Sriwijaya FC musim lalu, penonton Palembang dikenal fair. Mereka akan mendukung tim yang bermain bagus. “Pendukung fanatiknya tidak terlalu menonjol dibandingkan daerah lain. Tidak ada tekanan dari penonton. Mereka netral,” ujarnya di Wisma Puri Asri Jln Bali, Sabtu (24/2).
Pengalaman Dino menggarap fisik pemain tim yang memiliki julukan Laskar Jakabaring ini juga memberi sedikit gambaran bagaimana menghadapi permainan mereka.
Menurut Dino, Sriwijaya yang dihuni sejumlah pemain bintang yang memiliki teknik permainan yang cukup bagus harus dilawan dengan fighting spirit kuat. Dari awal Persib harus menekan, sebab meski pertahanan mereka cukup kuat tapi komunikasi mereka belum cukup solid dan itu bisa dijarah serta dimanfaatkan oleh Persib.
Menurut Dino, formasi 4-4-2, Sriwijaya cukup bagus. Setiap lini, dihuni oleh pemain berbakat yang patut diwaspadai. Permainan cepat duo striker asing Lenglola dan Obiora harus terus diwaspadai selain juga gelandang Benben yang cukup membahayakan.
Barisan belakang Sriwijaya disebutkan Dino juga jangan dianggap remeh. Meski pergerakan mereka lamban dan belum solid, tapi pengalaman matang dari Firmansyah, Charis, dan Isnan Ali patut diwaspadai.
Satu lagi yang tidak boleh dilupakan, kiper Ferry merupakan salah seorang kiper terbaik. Striker Persib akan cukup kesulitan jika menembus dengan bola-bola atas. Salah satu kelemahan yang bisa dimanfaatkan Bekamenga, Barkaoui, atau Zaenal Arif, menurut Dino adalah melalui bola-bola bawah yang boleh jadi sebagai salah satu kelemahan Ferry.
“Saya rasa cukup dengan bermain seperti dua pertandingan terakhir, Persib bisa unggul. Mereka memang bagus, baik pemain maupun pelatihnya. Tapi itu bisa dilawan dengan pressing,” katanya.
Sriwijaya lelah
Satu hal yang perlu diingat, lanjut Dino, saat berhadapan dengan Persib, pemain Sriwijaya dalam keadaan lelah. Berbeda dengan Persib yang memiliki jeda waktu 10 hari, Sriwijaya hanya memiliki waktu tiga hari. Sebab pada 28 Februari, Sriwijaya masih harus bertanding melawan PSSB.
Selain itu, menurut Dino, psikologis pemain Sriwijaya kurang stabil. Tak jarang pemain membawa apa yang menjadi persoalan di benak mereka ke lapangan. Mental mereka biasanya menjadi drop ketika memiliki beban psikis di luar pertandingan.
Di luar itu semua, Dino yakin, Arcan Iurie memiliki racikan khusus menghadapi salah satu partai menarik pada Liga Indonesia 2007 ini. Sebab kedua tim baik Persib Bandung maupun Sriwijaya FC memiliki ambisi yang sama-sama kuat, selain juga bersaing dalam klasemen sementara saat ini.
“Pelatih kepala pasti sudah punya strategi. Yang terpenting sisa waktu yang kami miliki menjelang keberangkatan Kamis, harus dimanfaatkan untuk mengembalikan kondisi fisik seluruh pemain. Bisa mencuri satu angka saja, bagi saya sudah merupakan hasil yang bagus. Ya mudah-mudahan bisa lebih,” tuturnya.
PIKIRAN RAKYAT














Februari 26, 2007 pukul 9:18 am
WILUJEUNG MAKALANGAN PANGERAN BIRU KU, MUDAH2AN JANTEUN JAWARA DI PERTANDINGAN KAPING OPAT JEUNG SATEURASNA AMIIINN
Februari 26, 2007 pukul 10:40 am
Tah ayeunamah kudu dimaksimalkeun weh instirahat nu sapuluh poe eta supaya pas nganjang ka palembang bisa nampilkeun peforma nu pang alusna
VIVA PERSIB…..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Februari 26, 2007 pukul 12:02 pm
SILENT PLEASE Sib tonk poho kaluarkeun tah taring na,ayena mah geus di asah, buat arcan L paenkeun heula duet bekamengah jeung barkawaeiuuh mantap pisan ita mah……..URANG YAKIN PERSIB BISA MENANG 2-0,HIDUP hyde EH PERSIB
Februari 26, 2007 pukul 1:39 pm
posisi 3-6-1 sigana mah cocok jang engke…, mudah mudahan we di siarkeun…
Februari 26, 2007 pukul 3:15 pm
Selamat berjuang kembali PERSIB Ku, Semoga mendapat hasil yang baik di Palembang nanti …………. Bravo PERSIB.
Februari 26, 2007 pukul 3:16 pm
Selamat berjuang kembali PERSIB Ku, Semoga mendapat hasil yang baik di Palembang nanti.
Februari 27, 2007 pukul 11:21 am
Senang sekali kami warga PALEMBANG mendapat kesempatan untuk kesekian kalinya akan menyaksikan PERSIB bermain di kandang kami.
Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami dapat menjamu klub berkelas seperti PERSIB.
Semoga permaianan yang disuguhkan oleh kedua tim nanti, dapat menghibur kita semua dengan tehnik-tehnik tinggi yang enak ditonton.
Welcome to Jakabaring!,
Salam hangat dari kami Suporter Palembang
Februari 27, 2007 pukul 5:42 pm
Senang rasanya membaca judul di artikel ini.
Apalagi pada kalimat “penonton Palembang dikenal fair.penonton Palembang dikenal fair. Mereka akan mendukung tim yang bermain bagus. “Pendukung fanatiknya tidak terlalu menonjol dibandingkan daerah lain. Tidak ada tekanan dari penonton. Mereka netral,”
Apalagi comment dari Anton yang terdengar sangat “welcome” pada pemain lawan sriwijaya FC..menyejukkan. Bravo! Moga makin menumbuhkan penonton2 yg sportif. Salam.
Februari 27, 2007 pukul 10:37 pm
Tidak ada kata lain selain ‘PERSIB’ harus menang minimal dapat mencuri angka di JAKABIRING…..bermain lepas adalah kuncinya semoga semua pemain percaya diri di lapangan!!
saya perwakilan dari bobotoh meminta seluruh BOBOTOH PERSIB di seluruh jawa barat,pelosok indonesia dan seluruh dunia agar ‘mendoakan’ persib di beri kelancaran dalam menghadapi lawan-lawannya
Amin…….
Februari 28, 2007 pukul 2:26 pm
Pa Dino apalan eunk hebat lha tp tong anggap remeh Sriwijaya walupun mereka baru sedikit supporterna anggeur weh da pamaenna jebolan timnas jg Firmansyah, Charis Isnan Ali jeung si Ferry tp urang ge hayang nanya kunaon si Firmansyah daeken ka Sriwijaya padahal Persib bareto daekeun ieu teh nu salah manajemen ato Firmansyah oh nya urang mah boga usul meh persib make pola 3-6-1 jadiken si Barkaoui target man si Arief jeung Bekamenga 2nd striker wah aing yakin bisa meunang 4-0 dijamin tah ku Ghonie Izmaile
Maret 1, 2007 pukul 2:15 am
Penonton, memang merupakan salah satu faktor non teknis yang dapat mempengaruhi permainan Tim Tandang (Tamu). Mungkin hal ini bisa diatasi, salah satunya dengan memperkuat mental pemain. Tugas dari para pemain beserta official-nya untuk mempersiapkan mental bertanding di ‘ kandang macan’ sekali pun. Saya berharap nanti, para pemain Persib memiliki mental Baja, seperti para prajurit Siliwangi yang melakukan “Long March” ke Jawa Tengah ketika masa Revolusi dahulu. Hidup Maung Bandung, Maju Terus Pantang Mundur !!
Maret 2, 2007 pukul 11:09 am
Kemarin, kamis (1/2) Rombongan PERSIB sudah tiba di Palembang. Dan pagi ini langsung melakukan latihan di stadion setempat.
Dalam latihan tersebut, saya berpendapat bahwa skill para pemain PERSIB hampir merata di semua lini. tehnik dan gerakan-gerakan mereka betul-betul menghibur kami yang menyaksikan latihan itu secara langsung.
Oleh karena itu, meski saya pendukung SRIWIJAYA FC, tapi bila melihat sesi latihan yg telah dilakukan PERSIB pagi ini, secara pribadi saya berprediksi bahwa PERSIB sangat mungkin memenangkan pertandingan minggu (4/2) nanti. Apalagi para pemain kami (Sriwijaya FC) terlihat kelelahan setelah menjalani tur panjang ke ujung pulau sumatera.
Meski begitu para PERSIB juga harus dapat mengantisipasi udara palembang yang sedang tidak stabil. Panasnya udara palembang bisa saja menjadi kendala non teknis dalam pertandingan minggu tadi.
semoga di hari H nanti, cuacanya adem ayem. karena bila tidak, sungguh tidak menarik sekali melihat dan menyaksikan pertandingan yang dilakoni oleh dua klub yang sama-sama loyo keadaan fisiknya.
Salam dari kami,
Suporter Sriwijaya FC
Maret 2, 2007 pukul 11:13 am
Kemarin, kamis (1/2) Rombongan PERSIB sudah tiba di Palembang. Dan pagi ini langsung melakukan latihan di stadion setempat.
Dalam latihan tersebut, saya berpendapat bahwa skill para pemain PERSIB hampir merata di semua lini. tehnik dan gerakan-gerakan mereka betul-betul menghibur kami yang menyaksikan latihan itu secara langsung.
Oleh karena itu, meski saya pendukung SRIWIJAYA FC, tapi bila melihat sesi latihan yg telah dilakukan PERSIB pagi ini, secara pribadi saya berprediksi bahwa PERSIB sangat mungkin memenangkan pertandingan minggu (4/2) nanti. Apalagi para pemain kami (Sriwijaya FC) terlihat kelelahan setelah menjalani tur panjang ke ujung pulau sumatera.
Meski begitu para pemain PERSIB juga harus dapat mengantisipasi udara palembang yang sedang tidak stabil. Panasnya udara palembang bisa saja menjadi kendala non teknis dalam pertandingan minggu ini.
semoga di hari H nanti, cuacanya adem ayem. karena bila tidak, sungguh tidak menarik sekali melihat dan menyaksikan pertandingan yang dilakoni oleh dua klub yang sama-sama loyo keadaan fisiknya.
Salam dari kami,
Suporter Sriwijaya FC