Liga Indonesia 2007 Ditunda

PSSI memutuskan menunda kompetisi sepak bola Divisi Utama Liga Indonesia 2007 setelah klub-klub menyatakan kebingungan atas boleh-tidaknya mereka mendapatkan kucuran dana APBD.  Hal itu diumumkan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid kepada pers seusai bertemu para pimpinan klub Divisi Utama di kantor Wali Kota Tangerang, Banten, Senin (29/1).

Menurut jadwal sebelumnya, kompetisi Liga Indonesia akan dimulai tanggal 3 Februari mendatang.  Nurdin mengatakan, penundaan itu berlangsung seminggu dan direncanakan akan diputar kembali tanggal 10 Februari.

Menurut dia,  PSSI memahami kesulitan para wali kota dan bupati yang juga ketua umum klub-klub sepak bola di Indonesia terkait penggunaan dana APBD dari sisi administrasi dan implikasi hukumnya.    

Dalam pertemuan pimpinan klub-klub tersebut, Wali Kota Tangerang yang juga Ketua Umum Persikota Tangerang Wahidin Halim mengatakan, para kepala daerah tetap ingin kompetisi sepak bola tetap diputar, tetapi mereka juga tak ingin tersangkut korupsi akibat penggunaan dana APBD tersebut. 

Liga Indonesia 2007 akan  diikuti 36 klub,  32 klub di antaranya mengandalkan dana operasionalnya dari dana APBD.

Persib Tidak Ikut Liga Sebelum Ada Kepastian Soal Anggaran

Wali Kota Bandung menunggu kepastian hukum mengenai anggaran untuk Persib Bandung, terutama menyangkut PP Nomor 59 tahun 2005 tentang Keuangan Daerah dan UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Jika hingga tanggal 3 Februari belum ada kejelasan, Persib kemungkinan tidak ikut Liga Indonesia tahun 2007.

“Dana ditahan dulu sampai peraturannya beres. Kalau tidak beres, bisa saja tidak ikut di Liga tahun ini. Tolong ditulis besar-besar, Wali Kota Bandung amat tergantung dari aturan yang ada. Kalau aturannya benar, ikut. Kalau tidak benar, tidak ikut,” kata Dada Rosada di Bandung, Jumat (26/1).

Sebelumnya, Ketua Panitia Anggaran (panggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung Lia Noer Hambali mengingatkan, agar Dada lebih cermat dan hati soal anggaran untuk Persib. Terutama tentang hal yang menyangkut pertimbangan hukum.

Untuk itu, Dada dianjurkan untuk terlebih dulu konsultasi ke Departemen Dalam Negeri (Depdagri) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebelum mencairkan dana untuk Persib. “Wali kota harus meminta surat dari Depdagri dan BPK sebagai jawaban, agar bisa digunakan sebagai pegangan,” kata Lia.

Menanggapi hal ini, Dada yang juga Ketua Umum Persib ini mengaku heran dengan adanya perbedaan antara PP Nomor 58/2005 dengan UU Nomor 3/2005. Semestinya, kata Dada, PP harus menyesuaikan dengan UU karena status hukum UU lebih tingi dibanding PP.

“Ini harus diselesaikan. Kalau (perbedaan) itu sekarang belum diubah, bukan Persib saja. Semua peserta liga yang mengambil dana dari APBD pasti menyalahi aturan. Mereka kan diperika polisi dan kejaksaan. Bupati atau wali kota, kan tidak mau diperiksa,” kata Dada

KOMPAS

12 Tanggapan ke “Liga Indonesia 2007 Ditunda”

  1. grandiosa12 Berkata:

    gimana sepakbola indonesia mau maju coba? .. nuhun kang tos nga-add abdi di blogrollna.. nuhun pisan..

  2. edwin Berkata:

    kenapa nggak di-bebas-in cari sponsor sendiri aja sih…? nama besar PERSIB bisa jd jaminan, IMO…

  3. Sumardi Berkata:

    Sabenerna saha nu ngayakeun larangan Tim ngga boleh pake uang APBD???…’kenapa ahrus mendadak???…’

  4. bluemonsta Berkata:

    Hidup kang Yossi, Hidup Kang Dada, Hidup Persib bandung.

    Sudah terbukti kalau dana pendidikan, dana kesehatan, dana subsidi rakyat miskin, dana anggota dewan, dan dana2 yg lainnya tidak pernah bisa dirasakan oleh kami kami rakyat kecil. Tetapi kami sanggup menjalani beratnya hidup kami karena adanya kebanggaan sebagai bagian dari bobotoh PERSIB BANDUNG. Kehadiran Persib bagaikan lecutan semangat hidup kami. Maka dari itu kami semua berada di belakang untuk semua yang Pak Dada Rosada perjuangkan untuk Persib .

    Hidup kang Yossi, Hidup Kang Dada, Hidup Persib bandung.

  5. gRg Berkata:

    rek teu hebat kumaha ieu kompetisi…euweuh di dunia mana oge kompetisi anu ciga di Indonesia..jadwal bisa di robah-robah secara mendadak..aya-aya deuih alesanana teh..ketua umum pssi rek kaluar penjara, kompetisi di liburkan, ketua umum pssi rek modol ge cigana kick off bakalan di tunda satengah jam wae mah…

    biarkan olahraga berjalan mulus tanpa ada campurtangan politik..urang mah jelema bodo, teu nyaho politik naon eta teh lah..urang mah saukur penikmat sepakbola anu saukur hayang ningali permainan cantik nan aduhai di lapangan..komo deui mun di tambah PERSIB menang mah..

    cag ah…

  6. epsen Berkata:

    Itulah kalau Pimpinan P.S.S.I nya bekas di penjara ….. residivis yang gak punya pendirian, Lihat aja Persebaya hukumannya di kurangi udah kaya Narapidana aja.

  7. lafadl Berkata:

    sebaiknya memang tidak perlu ada liga jika cuma ambil duit rakyat dengan tidak fair…
    sepakabola indonesia tidak akan pernah maju jika masih mengandalkan dana APBD

  8. Kaisar Biru Berkata:

    Yah, gimana yah lihat pertandingan liga Indonesia meuni lieur…, PSSI yang tidak professional dalam bidangnya. Ngatur jadwal oge meuni pabeulit jeung ngurus duit korupsi. Liat Persib sih enaknya di Lapangan, Tapi gak enaknya liat penonton yang kampungan (siga lain orang Sunda wae). Yang terkenal dengan bandung apa coba? Cewenya cantik2, Kotanya indah, Orangnmya ramah dan santun, tetapi kebalik kalo kita nonton Persib dilapangan. Kelakuan penonton yang tidak sopan dan arogan. Matak PERSIB eleh wae. Sigana eta penonton aya keturunan Batak. Daripada kitumah meuningan berdoa & berdzikir untuk kemenangan PERSIB. Buat Manajemen Gimana k’lo TIM MEDIS di lapangan pertandingan itu cewe (yang cantik gitu…) biar menghibur penonton. Saya lihat TIM MEDIS di Singapura, sigana good.

  9. IhsanlovePersib Berkata:

    Kepada para pengusaha Bandung..mari bergotong royong mendanai persib..kalo bisa sama orang TImur Tengah tea..beli aja persib supaya tidak tergantung dengan APBD dan Tetek bengeknya..sok atuh da persib ge jang Bandung Keneh..sekarang era PRofesional men..masa pssi aja liga nya dipegang swasta..persib juga atuh..
    O..nya sayah minta jadwal deui atu..berubah mereun jadwal nu bareto mah..jeung jadwal persib nu disiarkeun di TV da sayah sekarang cicing di Tangerang jadi suasananya tidak seperti di bandung..sayah tunggu bisa kan…hatur nuhun kang..

  10. Riana Berkata:

    Ini adalah ciri khas Orang Indonesia, Selalu di molor-molor.
    Gak Tegas dan Cepat..

  11. lamun persib mandiri Berkata:

    kalo persib dalam setahun operasional liga +/- butuh 15 milyar, kira2 butuh iuran dari bobotoh rp 100 rebu setahun, asumsi jumlah bobotoh anu sukarela nyumbang aya 150 rebu urang.

    tahap awal jadina persib teh milik bobotoh murni, jadi bobotoh anu ngurus jeung nentukeun bagi materi pemain, manajemen persib (persib for future lah)

    tah lamun alus kaurus jeung berprestasi..bobotoh bisa memasarkan persib shg bobotoh tidak terlalu berat untuk menanggung beban biaya.

    maukah bobotoh :
    1. iuran ?
    2. membentuk kepengurusan / manajemen yg apik ?

    mungkin gak ya ?

  12. Ridwan g.s Berkata:

    bagai mana penonton nya masih brutal,

Tinggalkan Balasan