Nyeck & Beckamenga Aman

Oktober 16, 2006

Dua pemain asing yang menjadi incaran Persib, Nyeck Nyobe Georges Clement dan Christian Beckamenga Beckamengo dalam posisi aman dari persyaratan baru pemain asing yang dikeluarkan PSSI.

Berdasarkan surat PSSI nomor 2786/AGB/621/X-2006 tertanggal 5 Oktober yang ditandatangani Ketua Umum Nurdin Halid, pemain asing yang akan berlaga di kompetisi 2007 harus memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan.

Pemain dari Benua Asia, Australia, dan Afrika berasal dari klub Divisi Utama, sedangkan dari benua Eropa dan Amerika berasal dari klub Divisi I. Pemain tersebut terakhir main pada kompetisi 2006.

Baca entri selengkapnya »


“Jangan Ragukan Komitmen Kami”

Oktober 14, 2006

KALIMAT itu meluncur mulus dari mulut Asisten Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, ketika ditanya perwakilan bobotoh pada acara buka puasa bersama yang diadakan Viking Persib Fans Club di Graha Sarimanah, Jln. Sarimanah Bandung, Jumat (13/10). Pada acara tersebut, seorang anggota Viking menanyakan soal komitmen manajemen dan tim pelatih Persib untuk mengantarkan Persib ke tangga juara Liga Indonesia (LI) XIII/2007 mendatang.

Baca entri selengkapnya »


Bekamenga Tiba 4 November

Oktober 14, 2006

Meski belum memberikan garansi kalau Christian Bekamenga pasti direkrut Persib Bandung, namun Manajer Persib, H. Yossi Irianto memastikan striker asal Kamerun itu bakal tiba di Bandung pada 4 November mendatang. Dikatakannya, kepastian striker yang merumput di Liga Super Malaysia itu bakal direkrut akan ditentukan setelah penampilannya dilihat langsung tim pelatih.

“Saya tidak mau memberikan garansi seratus persen untuk Bekamenga. Tapi, dia pasti akan datang pada tanggal 4 November. Karena itu, saya sudah meminta kepada pelatih untuk melihat dulu kemampuannya. Setelah dilihat langsung, baru kita akan menentukan direkrut atau tidak,” kata Yossi pada acara buka bersama yang digelar Viking Persib Fans Club di Graha Sarimanah, Jln. Sarimanah Bandung, Jumat (13/10).

Baca entri selengkapnya »


Beckamenga, Pemain Asing Terbaik Malaysia

Oktober 13, 2006

Photobucket - Video and Image Hosting
Pemain Perlis, Kabwe Kamuzati (kiri) berebut bola dengan pemain Negeri Sembilan, Christian Bekamenga Bekamengo.

Berikut kutipan dari koran berbahasa melayu BERITA HARIAN:

….

Senarai Pemenang Anugerah Bola Sepak Malaysia

  • Pemain pilihan Liga Malaysia 2005/06 - Mohd Syamsuri Mustafa (Ter)
  • Penjaga gol pilihan: Mohd Syamsuri Mustafa (Ter)
  • Pertahanan pilihan: Khairul Anuar Baharom (NS)
  • Pemain tengah pilihan: Mohd Hardi Jaafar (TMFC)
  • Penyerang pilihan: Rudie Ramli (TMFC)
  • Pemain import pilihan: Christian Bekamenga (NS)
  • Pemain muda pilihan: Mohd Norfarhan Mohamad (Ter)
  • Jurulatih pilihan: K Devan (NS)
  • Pengurus pilihan: Karim Yaacob (Mel)
  • Pengadil pilihan: Halim Abdul Hamid (ATM)
  • Persatuan pilihan: Persatuan Bola Sepak Selangor (FAS)
  • Media pilihan: Radio Televisyen Malaysia (RTM)

  • Teknik & Fisik Pemain Persib Meningkat

    Oktober 13, 2006

    Asisten Manajer Bidang Teknik Persib, Adeng Hudaya, menilai selama latihan bulan Ramadan, kemampuan teknik dan fisik Salim Alaydrus dkk. mengalami peningkatan. Pelatih kepala Arcan Iurie Anatolievici dan pelatih fisik Dino Sefriyanto, meningkatkan volume latihan meski durasinya tetap satu jam.

    “Saya melihat latihan menjadi lebih padat. Pada awal latihan, pemain lebih sering diberikan kesempatan untuk istirahat. Tapi, saat ini variasi latihan lebih banyak, dan pemain bersemangat mengikuti instruksi pelatih,” ujar Adeng ketika dihubungi, Kamis (12/10) malam.

    Penilaian Adeng ini setelah melihat dari kondisi pemain sedang menjalankan ibadah puasa. Menurut dia, kondisi seperti itu cukup menggembirakan karena latihan di bulan Ramadan untuk memelihara kondisi fisik dan sentuhan bola pemain, hampir mencapai sasaran.

    “Tim pelatih Persib tidak berani memasang target pencapaian maksimal kondisi pemain, karena sedang menjalani ibadah puasa. Kondisi fisik pemain tidak anjlok dan kemampuan teknik juga bisa terjaga dengan baik,” ujarnya.

    Menurut Adeng, latihan di lapangan futsal cukup membantu pemain memeragakan permainan cepat satu dan dua sentuhan. Main di lapangan kecil, membuat pemain lebih banyak bergerak, dan bola harus cepat diumpan kepada rekannya.

    Asisten pelatih Djadjang Nurdjaman menambahkan, meski selama Ramadan latihan di lapangan futsal, tidak akan mengganggu permainan di lapangan normal. Latihan di lapangan futsal, sifatnya sementara. Pemain akan cepat adaptasi kembali ketika mulai berlatih di lapangan normal.

    “Saya berharap pada saat latihan di lapangan normal, pemain bisa menerapkan permainan bola-bola pendek cepat seperti yang mereka peragakan di lapangan futsal,” ujar Djadjang.

    Uji coba

    Djadjang mengatakan, menutup latihan pada bulan Ramadan, Persib mengangendakan pertandingan uji coba. Rencananya, latihan terakhir Persib Kamis (19/10), dan kembali berlatih usai Lebaran, tanggal 30 Oktober.

    “Uji coba nanti juga untuk melihat sejauh mana pemain bisa menerapkan hasil latihan teknik di lapangan futsal. Minimal mereka bisa memperlihatkan permainan bola-bola pendek cepat,” ujar Djadjang.

    Djadjang belum mengetahui calon mitra tanding Persib nanti. Namun, kata dia, uji coba ini juga untuk memberikan hiburan kepada bobotoh. Latihan mulai memasuki fase berat pembentukan kondisi fisik pemain akan dilaksanakan usai Lebaran. Berdasarkan program yang sudah disusun, latihan fisik akan dilaksanakan di daerah dataran tinggi yang memiliki kadar oksigen rendah.

    Pada latihan kemarin, penonton memadati Lapangan Futsal Pro Duta di Kompleks Mekar Wangi Bandung. Jumat sore ini pukul 16.00 WIB Persib akan kembali berlatih di tempat yang sama.


    Kapten Tim Persib Sebaiknya Pemain Bandung

    Oktober 13, 2006

    Setelah kerangka tim Persib Bandung hampir terbentuk 100%, kini bursa calon kapten tim mulai mencuat. Hal ini dipicu oleh tergusurnya tiga pemain yang pada Liga Indonesia (LI) XII/2006 secara bergiliran menjadi kapten, sudah tergusur dari tim. Ketiga mantan kapten yang tergusur dari skuad Persib LI XIII/2007 itu adalah Kosin Hathairattanakool, Antonio “Toyo” Claudio, dan Charis Yulianto.

    Karena menganggap kompetisi masih jauh, hingga saat ini, tim pelatih dan manajemen tim Persib belum membicarakan soal siapa pemain yang pantas mengenakan ban kapten pada LI XIII/2007. “Kompetisi masih sangat jauh. Sekarang, kita belum membicarakannya,” kata Asisten Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman usai sesi latihan di Lapangan Futsal Pro Duta, Kompleks Mekarwangi, Jln. Soekarno-Hatta Bandung, Kamis (12/10).

    Kendati demikian, dari lingkungan internal Persib ada keinginan kuat kalau ban kapten sebaiknya dikenakan oleh pemain asli Bandung. “Kalau pendapat saya secara pribadi, sebaiknya kapten tim dijabat oleh pemain asli Bandung,” kata Asisten Manajer Bidang Teknik Persib, Adeng Hudaya.

    Namun demikian, Adeng belum mau menyebutkan nama pemain Bandung yang bisa dijadikan pemimpin di lapangan. “Kalau Suwita Pata dan Cecep Supriatna pernah menjadi kapten Persib, saya kira bisa juga. Asal saja, dia memiliki kemampuan memimpin rekan-rekannya, khususnya di lapangan,” katanya.

    Harus kharismatik

    Kendati tidak mengelak kalau Suwita dan Cecep bisa dijadikan kapten tim, namun Adeng mengatakan, peluang semua pemain untuk memegang ban kapten masih sangat terbuka. Menurutnya, dalam pemilihan kapten tim, tim pelatih dan manajemen tidak akan terpaku kepada senioritas seorang pemain.

    “Satu hal yang pasti, selain memiliki kemampuan teknis di atas rata-rata pemain lainnya, pemain yang akan dijadikan kapten juga harus kharismatik. Dia harus memiliki sifat kepemimpinan yang baik dan diterima oleh pemain lainnya. Soal senioritas, saya kira kapten itu tidak perlu pemain yang senior,” kata mantan kapten Persib di era ‘80-an ini.

    Selain memiliki kriteria-kriteria yang telah disebutkannya, Adeng juga mengatakan, pemain yang akan dijadikan kapten harus pemain yang kemungkinan tetap bermain sepanjang musim. “Yang jadi kapten itu tentu saja harus pemain inti yang akan selalu diturunkan dalam setiap pertandingan,” katanya.

    Soal pemilihan pemain yang berhak mengenakan ban kapten, ada kemungkinan dilakukan dengan penunjukkan langsung tim pelatih atau seperti pada musim lalu, ketika kapten dipilih secara demokratis. Pada LI XII/2006, tim pelatih sempat melakukan penarikan suara di antara para pemain untuk menentukan kapten tim, setelah Charis Yulianto menanggalkan ban kapten pada pertengahan musim.

    Dari:
    Photobucket - Video and Image Hosting


    Wita, Cecep, Yaris atau Patricio?

    Oktober 13, 2006

    LIGA Indonesia (LI) XIII/2007 memang rencananya baru akan bergulir Februari mendatang. Tapi, setelah kerangka tim Persib Bandung hampir terbentuk, rasanya menarik juga untuk mulai memanaskan bursa kapten tim Persib. Sebab, bagaimanapun seorang kapten sangat berperan dalam mengangkat performa tim di lapangan.

    Lalu, dari 21 nama pemain yang sudah diklaim bakal memperkuat Persib pada LI XIII/2007, siapa pemain yang paling pantas mengenakan ban kapten?

    Sejauh ini, tim pelatih belum berani membicarakannya, dengan alasan kompetisi masih jauh. Tapi, Asisten Manajer Bidang Teknik, Adeng Hudaya yang kebetulan mantan kapten Persib di era ‘80-an sudah mengungkapkan beberapa kriteria calon kapten.

    Menurut Adeng, seorang pemain layak dijadikan pemimpin di lapangan kalau memiliki kharisma di antara rekan-rekannya. “Dengan kharisma yang dimilikinya, pemain yang bersangkutan pasti memiliki kemampuan memimpin rekan-rekannya di lapangan. Jadi, seorang kapten tidak harus merupakan pemain senior. Soal kemampuan secara teknis, jelas harus dimiliki karena kapten harus merupakan pemain utama yang akan main sepanjang musim,” kata Adeng.

    Khusus untuk kapten tim Persib, Adeng mengharapkan, kalau bisa pemain yang dipilih adalah orang Bandung.

    Tiga nama

    Melihat kriteria terakhir yang disampaikan Adeng, tiga nama muncul menjadi kandidat. Ketiganya adalah Suwita Pata, Yaris Riyadi, dan Cecep Supriatna. Meski Adeng mengatakan tidak perlu pemain senior, namun tiga ikon Persib itu rasanya pantas untuk diberi kesempatan menjadi kapten.

    Dari tiga nama pemain tersebut, Wita paling berpeluang. Sebab, sebelumnya, gelandang yang musim lalu membela PSIS Semarang ini pernah merasakan beratnya menjadi kapten. Pada LI XI/2005, ketika Dadang Hidayat harus absen, pelatih Indra M. Thohir biasanya memberikan ban kapten kepada Wita.

    Selain Wita, pemain lain yang pernah memegang ban kapten adalah Cecep. Namun, karena emosinya yang terkadang meledak-ledak, sangat tipis peluang Cecep untuk jadi kapten. Apalagi, posisinya sebagai penjaga gawang utama pun masih dalam tanda tanya besar.

    Kalaupun ada pesaing Wita, itu datangnya dari pemain asing. Dia adalah Patricio Jimenez Diaz. Pada musim lalu, ketika membela Sriwijaya FC, hampir sepanjang musim, Patricio mengenakan ban kapten.

    Dari:

    Photobucket - Video and Image Hosting


    BANDEROL NOVA DI ATAS 500 JUTA RUPIAH

    Oktober 12, 2006

    Kubu Persib harus berusaha lebih keras lagi bila ingin mendapatkan Nova Arianto. Pasalnya Persebaya tengah melakukan upaya untuk mempertahankan defender muda ini. Untuk bisa mengikat Nova, Persebaya siap menaikkan harga kontrak pemain yang juga diincar Persik Kediri tersebut.

    Nova disebutkan siap bertahan di Persebaya bila tim ini berani menaikkan harga kontrak hingga mencapai angka 500 juta rupiah. Jadi untuk memboyong Nova, Persib harus rela merogoh dana di atas 500 juta rupiah.

    ‘Saya punya keluarga, wajar saya meminta naik nilai kontrak. Paling tidak nilai kontrak saya sama dengan harga yang ditawarkan klub-klub yang menginginkan saya,’ komentara Nova, Rabu (11/10).

    Walaupun tidak menyebutkan nama klub-klub yang memburunya, Persib dan Persik disebut-sebut sebagai klub yang paling bernafsu mendapatkan pemain ini. Nova sendiri menyatakan ingin dihargai lebih besar dibanding harga kontraknya tahun lalu, setelah bersama pemain-pemain lainnya, disodori formulir kesiapan bertahan di Persebaya.
    ‘Saya sendiri masih memprioritaskan Persebaya,’ ucap Nova yang konon tahun lalu banderolnya hanya sebesar 275 juta rupiah.

    Sementara itu kubu Persebaya sudah memperlihatkan kesiapannya untuk meggelontorkan banyak dana untuk menahan Nova. Pasalnya Nova adalah salah satu pemain yang termasuk daftar pemain yang harus dipertahakan.

    Manajer Persebaya, Indah Kurnia, secara langsung menyatakan kesiapan klub yang tahun lalu berkompetisi di Divisi I ini untuk memperpanjang kontrak Nova.
    ‘Bila tawarannya realistis, saya setuju untuk mempertahankan Nova dengan menaikkan harga kontraknya,’ tegas Indah.

    Namun Persib masih berpeluang mendapatkan Nova, kuncinya Persib harus bisa mengikatnya dengan harga yang lebih besar. ‘Bila tawarannya tidak masuk akal, saya tidak akan menahan pemain lamalama,’ tambah Indah.

    Manajemen Persib memang sudah menyatakan Nova siap membela Persib tahun depan. Namun Persib harus menyediakan dana tidak sedikit, kalau tidak tim Kota Bandung ini bisa jadi kalah cepat dari Persik Kediri.

    Dari:

    Photobucket - Video and Image Hosting


    Beckamenga harus lolos seleksi

    Oktober 12, 2006

    Sikap hati-hati kembali diperlihatkan Arcan Iurie dalam berburu pemain. Pelatih kepala Persib ini menegaskan tidak mau asal memasukkan Christian Beckamengo Beckamenga kedalam timnya tanpa mengetahui kemampuan pemain yang tercatat bomber haus gol di Liga Malaysia.

    Iurie mengakui, dirinya hanya tahu kemampuan Bekamenga lewat rekaman yang disodorkan kepadanya. ‘Dalam merekrut pemain, saya tidak mau hanya mendasarkan rekaman. Beckamenga memang bagus, saya pun merasa senang. Tetapi aksi Beckamenga dalam rekaman bisa saja hanya pilihan pada saat penampilannya sedang bagus,’ ujar Arcan Iurie kepada para wartawan di Batununggal, Rabu (11/10).

    Dengan alasan seperti itu, Iurie berharap pemain asal Kamerun yang kini santer jadi bidikan Persib ini adalah pemain berkualitas. Untuk itu Iurie memastikan Bekamenga harus menunjukkan kemampuannya di hadapan tim pelatih Persib.

    ‘Rekaman menunjukkan pemain ini memang bagus, pemain super. Tapi kalau pemain ini pemain super mestinya dia tidak main di Liga Malaysia tapi di Liga Inggris memperkuat Chelsea mungkin,’ ujarnya.

    Dalam kesempatan sama, Iurie juga menjanjikan tidak bakal ada anak emas di timnya. ‘Saya harus bersikap obyektif pada setiap pemain. Sama seperti dalam pemilihan pemain starter. Siapa yang paling siap tentu saya pilih,’ tambahnya.

    Untuk mengisi sisa kuota pemain di tim Persib Liga XIII, Iurie mengaku masih membutuhkan beberapa pemain tambahan. Mantan pelatih Timnas Moldova U-17 dan U-19 ini mengaku banyak dikontak oleh pemain. ‘Saya ingin pemain yang sudah pernah di Indonesia. Beckamenga kalau jadi di Persib berarti baru kali ini di Indonesia. Tapi Liga Indonesia dengan Liga Malaysia tidak terlalu berbeda sehingga untuk Beckamenga hal ini tidak jadi masalah,’ jelas pelatih kelahiran Moldova 15 November 1964.

    Sementara itu Wakil Manajer Bidang Teknik, Adeng Hudaya, memastikan Bekamengga akan menjalani beberapa tahapan seleksi untuk bisa bergabung dengan Persib. ‘Kami tidak mau disalahkan banyak pihak dengan memasukkan pemain tanpa tes,’ ujar Adeng memberi alasan.

    Dari:
    Photobucket - Video and Image Hosting


    Dicari “BOMBER” beberkal sundulan maut

    Oktober 12, 2006

    Untuk mengisi beberapa posisi yang masih kosong, termasuk untuk posisi striker, Arcan Iurie, menyebutkan bomber yang dicari adalah yang bisa mengemas gol tidak hanya lewat tendangan. Pelatih Persib ini ternyata sedang mencari ujung tombak yang terampil mengemas gol lewat tandukan.

    ‘Saat ini saya punya Salim Alaydrus dan Sonny Kurniawan di lini tengah, keduanya memiliki skill bagus untuk menyuplai bola ke striker. Di posisi lini depan, saya membutuhkan striker yang memiliki kemampuan bagus tidak hanya dalam shooting ke gawang tetapi juga heading,’ kata Arcan Iurie.

    Striker yang dibutuhkan Persib, kata Iurie, paling tidak kemampuannya harus sejajar dengan Zaenal Arief. ‘Dalam hal kemampuan heading, Zaenal Arief memiliki kemampuan yang fifty-fifty antara heading dengan tendangannya. Kalau Barkawi saya rasa tidak lebih baik dari Zaenal Arief. Isi kalau saya berbicara khusus dalam hal heading,’ kata Iurie.

    Dengan alasan tersebut, jelas sudah Iurie tidak mau striker yang datang tidak berbekal kemampuan heading yang bagus. Pemain seperti ini, diakui Iurie untuk meneruskan umpan-umpan dari tengah lapangan. ‘Kalau serangan dari tendangan pojok, kita memiliki Nyelk dan Jimenez,’ katanya.

    Dari:
    Photobucket - Video and Image Hosting